Prambanan Jazz Festival 2020 Akan Digelar Secara Virtual

0
38
Foto: SwaraKampus.com/BAS

Rajawali Indonesia selaku promotor telah berupaya keras agar Prambanan Jazz Festival tetap dapat terselenggara secara offline dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun, pandemi Covid-19 yang belum reda, terlebih melonjaknya angka kasus Covid-19 di Indonesia, membuat penyelenggara hanya mendapatkan izin pertunjukan secara online. Agar tetap mengutamakan aspek kesehatan dan keamanan bagi seluruh pihak maka Prambanan Jazz Festival 2020 Akan Digelar Secara Virtual.

“Usaha keras kami akhirnya bisa membuat Prambanan Jazz Festival 2020 tetap dapat terselenggara,” ujar Anas Syahrul Alimi, Founder Prambanan Jazz Festival. Ia mengungkapkan situasi yang dihadapi saat ini sangat berbeda. Pandemi Covid-19 telah mengubah hampir seluruh lini kehidupan, tak terkecuali pelaku dan pekerja seni pertunjukan, seperti Prambanan Jazz Festival.

“Kami turut prihatin dengan terus melonjaknya angka kasus Covid-19, namun kami ingin tetap menghadirkan PJF 2020 di tengah keterbatasan. Dengan berat kami sampaikan kepada #PJFLovers jika PJF 2020 tidak akan hadir secara offline,” ucap Anas.

Prambanan Jazz Festival 2020 virtual tersebut, akan ditayangkan langsung dari Candi Prambanan pada 31 Oktober dan 1 November 2020 mendatang. Co-Founder Prambanan Jazz Festival, Bakkar Wibowo menyampaikan “Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 akan digarap oleh Tompi untuk visual broadcastingnya. Seorang musisi yang akhir- akhir ini kerap menggarap film layar lebar sebagai film director atau sering didapuk menjadi video music director.”

Sederet musisi ternama tanah air akan tampil dalam Prambanan Jazz Virtual Festival 2020. Pada hari pertama, Prambanan Jazz Virtual Festival 2020 akan menghadirkan Tulus, Fourtwnty, Isyana Sarasvati, Joko In Berlin, Pusakata, dan Tompi. Sementara, pada hari kedua, Andmesh, Ardhito Pramono, TheEverydayBand, Nadin Amizah, Pamungkas, Sinten Remen, dan Yura Yunita menjadi penampil perhelatan musik bergengsi ini. Para musisi akan membawakan lagu-lagu mereka dalam jazz version.

Foto: SwaraKampus.com/BAS

Pelaksanaan acara akan dilakukan dengan menerapkan standar protokol kesehatan. Penampil dan kru akan melakukan rapid test terlebih dulu sebelum acara dan selama pelaksanaan acara dipastikan protokol kesehatan berjalan ketat, seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer, memakai masker dan face shield, serta tidak berkerumun atau tetap menjaga jarak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here