Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia (LAMNCI) tahun 2020

0
99

Yayasan ATSANTI (Atma Nusvantara Jati), bersama Komunitas Seniman Nusantara, didukung oleh Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan Kebudayaan RI menyelenggarakan Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia (LAMNCI) tahun 2020.

Dalam Lomba ini, peserta diwajibkan untuk mengaransir lagu “Kolam Susu” ciptaan Yok Koeswoyo Koes-Plus menjadi garapan musik nusantara/daerah bernuansa baru dengan durasi 3 sampai 5 menit. Karya tersebut harus merupakan aransemen campuran yang mencakup dua unsur yaitu instrumen dan vokal (putra, putri maupun campuran) serta memuat unsur musik nusantara (daerah) minimal 70% (tujuh puluh persen) dari keseluruhan karya musik.

Ketua Yayasan Atsanti Nilo Wardhani menyampaikan “lomba ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air kaum milenial lewat seni musik tradisional dan membuat musik tradisional sebagai tren baru dalam jagad musik Indonesia.” Selanjutnya ketua yayasan yang bergerak dalam karya-karya kebudayaan ini menambahkan, “sebagaimana diketahui, kita semua berkepentingan membuat musik tradisional dapat diterima oleh generasi milenial tanpa merusak nilai luhur dan keaslian musik Nusantaraa, dengan demikian pamor dan semangat berkreasi para pelaku seni musik tradisional khususnya pada saat pandemi bisa dipulihkan kembali.”

Foto : Swara Kampus Dotcom/BAS

Sari Koeswoyo sebagai ketua panitya LAMNCI menyebutkan, “Indonesia adalah kepingan surga yang berada di Khatulistiwa. Kekayaan khasanah musik tradisional Nusantara sudah sangat dikenal.” Perempuan yang dikenal sebagai mantan penyanyi cilik tahun 70-an ini melanjutkan, “saya mengajak semua yang memiliki talenta seni khususnya musik daerah atau tradisional untuk mengikuti lomba ini.”

Anon Suneko sebagai salah satu juri utama dalam LAMNCI menyampaikan ketentuan dalam lomba sebagai berikut :

  • Peserta wajib menggunakan alat musik tradisi nusantara (daerah masing-masing maupun daerah lain) sebagai media utama penyajian karya.
  • Peserta diperbolehkan menaikkan atau menurunkan nada dasar dari lagu asli.
  • Peserta diperbolehkan mengembangkan melodi, harmoni, ritme, dinamika dan style dari materi lagu utama sebagai bentuk kreativitas namun harus tetap mempertahankan identitas dan esensi lagu asli dan mengacu pada tema lomba: “Cinta Indonesia”.
  • Peserta diperbolehkan merubah urutan bait lagu asli sesuai kreativitas masing-masing.
  • Peserta diperbolehkan menggunakan alat musik tambahan yang berupa instrumen non tradisi maupun instrumen digital untuk menciptakan nuansa kekinian
  • Peserta wajib menyajikan karya aransemen musik nusantara dalam bentuk rekaman video berformat mp4.
  • Peserta wajib mengirimkan rekaman video karya aransemen musik nusantara/daerah melalui link https://www.lamnci.id/ paling lambat tanggal 30 September pukul 23.59 wib.
  • Peserta wajib menyertakan scan surat pernyatan bermaterai 6000 yang menerangkan bahwa karya aransemen musik nusantara merupakan karya asli, baru dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
  • Peserta wajib mengisi dan menandatangani surat persetujuan bahwa panitia akan memiliki ijin kelola video karya aransemen musik nusantara/daerah selama 2 tahun.
  • Tidak ada batasan umur bagi peserta lomba.
  • Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan 1 karya aransemen musik nusantara.
Foto : Swara Kampus Dotcom/Budi A.S

Aspek penilaian dalam lomba kali ini akan mencakup orisinalitas, harmonisasi, dinamika, penyajian, kreativitas, inovasi, penguasaan instrumen/skill, serta proporsi unsur Nusantara dalam karya yang disampaikan.

Juri akan menetapkan 10 (sepuluh) karya terbaik serta 1 karya favorit berdasarkan penilaian netizen Indonesia. Peserta yang terpilih masuk dalam karya terbaik berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp 20 juta, sedangkan bagi peserta favorit akan memperoleh tambahan Rp 10 juta.

Dalam rangkaian LAMNCI 2020 ini, telah diselenggarakan Webinar Musik Nusantara pada Sabtu (13/12). Pada perbincangan daring yang diikuti puluhan partisipan tersebut, hadir sebagai narasumber Achmad Mahendra Direktur Perfilman, Musik dan Media Baru, Dirjen. Kebudayaan Kemendikbud RI., Gilang Ramadhan Juri Tamu LAMNCI dari Komunitas Karawitan Indonesia, Irwansyah Oemar Harahap ahli Musik Nusantara dari USU, serta dimoderatori oleh Danis Sugiyanto dari ISI Surakarta.

Edi Irawan selaku Kapokja Apresiasi dan Literasi Musik – Dirjen. Kebudayaan Kemendikbud RI. menyampaikan, “Melalui LAMNCI ini kita ingin memajukan Musik Indonesia, entah apapun sebutannya. Kita semua perlu bergandengan tangan baik musisi, pencipta lagu, komposer, sudah saatnya semua maju. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan seperti ini beserta rangkaiannya.” Mewakili Direktur Film, Musik dan Media Baru Dirjen. Kebudayaan Kemendikbud RI. Edi Irawan selanjutnya menyampaikan ajakan, “mari semua saudara saya generasi muda, kegiatan ini cukup bergengsi. Ada sepuluh pemenang dengan hadiah masing-masing Rp.20.000.000,- tanpa potongan, masih ditambah dengan satu hadiah favorit. Melihat dinamika yang muncul khususnya tentang batasan usia peserta, kami menyarankan kepada panitia untuk memperluas jangkauan usia bagi pesertanya. Bagi anak muda, mari buktikan kita mencintai musik Indonesia, juga ingin memajukan musik Indonesia. Kita punya sesuatu yang luar biasa yang menjadi modal dasar untuk maju. Selamat berkompetisi, kita berharap ada karya luar biasa yang menggambarkan itulah Musik Indonesia.”

Info lebih lanjut mengenai Lomba Aransemen Musik Nusantara Cinta Indonesia (LAMNCI) tahun 2020 bisa diperoleh dari sumber berikut ini:

www.lamnci.id

www.atsanti.org

IG : SenimanNusantaraOfficial & Atsanti.Foundation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here