Tahun Ajaran Baru Dengan Kondisi Baru

0
65
Sumber foto: essaydune.com

Pandemic covid-19 yang menggemparkan seluruh dunia termasuk Indonesia. Hari demi hari covid-19 semakin meluas, meningkat dengan begitu cepat hingga sulit dikendalikan. Dan pandemic ini sangat berbahaya bagi kesehatan, bahkan dapat menyebabkan kematian. penyebarannya yang begitu cepat membuat seluruh masyarakat semakin khawatir dan menyebabkan adanya panic buying. Sehingga banyak masyarakat menengah ke bawah sulit mendapatkan kebutuhan pokok, sebab stock kebutuhan pokok telah habis ludes.

Selain itu, pandemic berkepanjangan menimbulkan banyak dampak, seperti menurunnya perekonomian, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK), proses belajar mengajar menjadi terhambat, dan lain-lain. Semuanya melakukan pekerjaannya di rumah saja secara online dengan melalui zoom, google meeting. Sehingga aktivitas di luar yang semula ramai, macet menjadi menurun guna mencegah penyebaran covid-19. Dan kegiatan belajar mengajar pun menjadi secara online, semuanya serba online disaat pandemic seperti ini tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasanya.

Sebenarnya ada hikmah yang dapat dipetik dari adanya pandemic covid-19 ini, seperti dapat berkumpul dengan keluarga di rumah, memiliki banyak waktu untuk melakukan hal baru di rumah, lebih banyak bersyukur, pentingnya saling tolong menolong dengan sesame, dan masih banyak lagi. Tetapi, dibalik itu semua ada pula kekurangannya, seperti maraknya kejahatan disaat pandemic seperti ini yang disebabkan tidak memiliki pekerjaan (pengangguran) atau bahakan memanfaatkan situasi yang sepi, maraknya hackers yang menyadap whatsapp, zoom demi mendapatkan uang.

Pendidikan dimasa pandemic ini menjadikan perubahan media pembelajaran, yang biasanya bertatap muka secara langsung namun saat ini menjadi secara online. Semua kegiatan sekolah pun dibatalkan atau diundur hingga batas waktu yang ditentukan. Hingga akhirnya Kemendikbud menghapuskan Ujian Nasional (UN) 2020 demi mencegah penyebaran covid-19, dan banyak pelajar yang akan melaksanakan ujian nasional tersebut seperti kecewa. Kenapa mereka kecewa? Karena dibatalkannya atau dihapuskan ujian nasional padahal mereka sudah belajar dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi ujian nasional. Tetapi ada juga mereka yang merasa senang dihapuskan atau ditiadakannya ujian nasional mungkin, bagi mereka ujian nasional itu menyusahkan. Proses belajar mengajar secara online ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kelebihannya itu mungkin lebih fleksibel, bisa belajar dengan santai, tidak formal seperti biasanya saat ke sekolah, dan batas waktu pengumpulan tugas yang panjang. Disamping kelebihan itu, ada juga kekurangannya seperti kurang pahamnya dengan teknologi, susahnya jaringan internet atau susah sinyal, paket data menjadi boros, bahkan materi pelajaran yang disampaikan guru/dosen tidak sepenuhnya paham.

Banyak yang mengeluh mereka kurang paham dengan materi yang disampaikan secara online ini, sebab ketika berlangsungnya penyampaian materi menjadi tidak efisien atau tidak kondusif. Penjelasannya pun kurang untuk dapat dipahami akibat terbatasnya akses internet dan bagi guru/dosen pun lebih nyaman jika bertatap muka langsung. Tidak hanya itu, tetapi mereka semua juga mengeluhkan susahnya sinyal bagi di daerahnya itu pelosok. Mereka mencari-cari sinyal sampai naik ke atas lagi, harus berjalan membawa peralatan pelajaran ke kota demi dapat mengikluti pelajaran. Bahkan ada guru yang harus berjalan mengunjungi rumah muridnya satu per satu demi dapat menyampaikan materi kepada muridnya karena terbatasnya jaringan internet dan kurang pahamnya terhadap teknologi. Tidak hanya itu  seorang mahasiswa meninggal dunia akibat terjatuh dari atas menara masjid demi mencari sinyal agar dapat mengikuti perkuliahan.

Meskipun hampir semua daerah telah menerapkan new normal, kemendikbud belum memperbolehkan membuka sekolah atau kampus bagi daerah yang berzona merah. Sedangkan daaerah yang berzona hijau diperbolehkan melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka langsung, tetapi harus tetap menjalankan protocol kesehatan yang telah dianjurkan. Seperti tetap menggunakan masker, membawa alat sholat sendiri, membawa alat makan sendiri agar tetap dapat mencegah penularan covid-19.

Padahal sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru yang harusnya bertatap muka secara langsung untuk memperkenalkan sekolah ataupun kampus seperti biasa. Tetapi, tahun ajaran baru kali ini sangat berbeda dari cara pendaftarannya, cara pengenalan lingkungan sekolah ataupun kampus, cara pelaksanaan proses belajar mengajar. Tahun ajaran baru tahun ini menjadi tantangan baru bagi guru/dosen yang harus merancang semenarik mungkin dan seefisien mungkin, misalnya MOS/OSPEK secara online sebab kondisinya yang sangat berbeda. Dengan hal ini pendidikan yang berjalan dalam kondisi baru perlu diapresiasi, dimudahkan bukan semakin dipersulit.

Elisa Yuliana

Mahasiswi Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here