Komodifikasi Singkong menjadi Keripik Aneka Rasa

0
393
Foto : LPPM UAJY

Di Indonesia, singkong sangat mudah ditemukan, terutama banyak tanah kosong yang dijadikan lahan untuk menanam singkong, salah satunya terdapat pada Padukuhan Jati, Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, DIY.

Didukung dengan mata pencaharian sebagian warga ditempat ini yakni seorang petani, tanah tersebut tidak disia-siakan begitu saja. Tanah tersebut dimanfaatkan untuk penanaman berbagai bahan makanan dalam rangka menambah pemasukan bagi padukuhan, salah satunya adalah singkong.

Banyaknya hasil pertanian singkong ini semestinya bisa dimanfaatkan sebagai pundi pundi pemasukkan bagi Padukuhan Jati ini. Sayangnya tidak banyak sumber daya manusia yang memanfaatkan hasil panen ini dengan mengolahnya dan menjual kepada masyarakat luar.

Menurut Th. Diah Widiastuti, SE., M.Si. (Sekretaris Pusat Studi Kewirausahaan LPPM UAJY) kepada SwaraKampus.com, singkong yang dijual oleh warga Padukuhan Jati masih memiliki nilai jual yang cukup rendah sehingga dibutuhkan inovasi pengolahan terhadap hasil perkebunan jagung tersebut agar dapat menaikkan nilai jualnya.

Foto : LPPM UAJY

Melihat hal ini, Mahasiswa/i KKN 69 UAJY dan Kristanto Agung Nugroho, ST., M.Sc. tidak tinggal diam. Seketika mereka memikirkan tentang adanya penyuluhan tentang pengolahan singkong dan proses ekonomi yang dapat dikerjakan di Desa ini. Tidak menunggu waktu terlalu lama, dua tahap penyuluhan sudah dilaksanakan kelompok ini kepada warga desa, tepatnya tanggal 14 dan 20 Juli 2016.

Kegiatan penyuluhan meliputi informasi manfaat singkong, pemanfaatan dan pengolahan singkong khususnya pembuatan Keripik Singkong, pengemasan, hingga distribusi keripik diberikan kepada warga dengan tujuan menambah income bagi Padukuhan ini.

Dengan antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari warga setempat, kelompok dan warga berharap akan adanya variasi rasa keripik singkong, serta perluasan target pemasaran yang lebih luas kedepannya, agar pemasukkan dan pemberdayaan sumber daya di daerah ini dapat terus berlangsung hingga jangka waktu yang panjang. Demikian keterangan dari Th. Diah Widiastuti, SE., M.Si. kepada SwaraKampus.com.

Cibun

Mahasiswi Sosiologi UAJY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here