Sosialisasi Pengolahan Singkong Menjadi Donat di Padukuhan Klepu

0
342
Foto : LPPM UAJY

Singkong merupakan salah satu produk andalan yang dihasilkan di Gunung Kidul. Ciri khas singkong yang mudah tumbuh di jenis tanah apapun membuat singkong menjadi salah satu tanaman perkebunan favorit warga. Selain itu, karena rasanya yang enak dan kandungan karbohidrat yang hampir setara dengan nasi, hasil olahan singkong menjadi salah satu yang paling favorit.

Padukuhan Klepu merupakan padukuhan yang terletak di Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Padukuhan ini memiliki kondisi yang bagus untuk pertanian dan perkebunan karena terletak di dataran tinggi dengan iklim tropis. Salah satu hasil pertanian dan perkebunan yang banyak ada di Padukuhan Klepu adalah singkong.

Dr. Y. Argo Twikromo, MA. (Ketua Pusat Studi Kawasan Indonesia Timur LPPM UAJY) mengatakan kepada SwaraKampus.com bahwa hasil pertanian dan perkebunan singkong tersebut merupakan potensi yang dapat dikembangkan di bidang kewirausahaan. Jika singkong tersebut dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan dapat dipasarkan maka dapat meningkatkan penghasilan warga Padukuhan Klepu setempat juga.

Melihat hal tersebut, Noor Zakiy Mubarrok, ST., M.Ars. selaku Dosen Pembimbing Lapangan bersama 8 mahasiswa/i KKN 69 UAJY mengadakan program kegiatan kewirausahaan di Padukuhan Klepu pada tahun 2016. Program kewirausahaan ini berupa sosialisasi pembuatan singkong menjadi donat.

Foto : LPPM UAJY

Pada kegiatan ini, mereka melakukan sosialisasi mengenai tanaman singkong yang dapat diolah menjadi donat. Tidak hanya sekadar diolah menjadi donat, tetapi mereka juga mengajarkan untuk memberi variasi rasa pada donat singkong tersebut seperti rasa coklat, keju, hingga greentea demi meningkatkan kualitas dari rasa donat. Donat singkong ini kemudian di kemas dalam bentuk mika dan diberikan stiker khusus dengan label “Dugem” yaitu Donat Unik bikin Gemes.

Program ini berjalan dengan lancar dan antusias warga yang hadir sangat besar. Begitu besarnya antusiasme dari warga, warga meminta pelaksanaan pengolahan singkong menjadi donat diharapkan menjadi rutinitas yang baik dilaksanaan setiap akhir pekan bukan hanya satu kali. Diharapkan juga program ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga untuk meningkatkan perekonomian. Demikian yang disampaikan oleh Dr. Y. Argo Twikromo, MA. kepada SwaraKampus.com

Cibun

Mahasiswi Sosiologi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here