Pemanfaatan Labu Kuning menjadi Puding Labu di Padukuhan Bengle I

0
290
Foto : LPPM UAJY

Labu kuning merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan vitamin yang melimpah dan memiliki kadar lemak yang rendah. Gizi yang melimpah untuk kesehatan dari buah labu ini menyebabkan buah labu kuning banyak digemari masyarakat dunia. Dari fakta tersebut, masyarakat Padukuhan Bengle I terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keuntungan karena tanaman labu kuning banyak ditanam di daerah ini.

Padukuhan ini dimana kondisi lahan dan cuaca yang sesuai untuk menanam labu kuning. Namun, dengan keuntungan tersebut, masyarakat di Padukuhan Bengle I kurang memanfaatkan labu kuning secara optimal karena pengetahuan yang minim masyarakat dalam berkreasi dan berinovatif. Masyarakat Padukuhan Bengle I hanya memanfaatkan labu kuning sebagai bahan tambahin dalam masakan rumah sehari-hari.

Menurut Yustina Niken Sharaningtyas, SH., MH. (Ketua Pusat HKI) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) kepada SwaraKampus.com bahwa Padukuhan Bengle I ini memiliki potensi yang lebih dalam mengoptimalkan buah labu kuning sebagai peluang usaha masyarakatnya.

Foto : LPPM UAJY

Anugrah Kusumo Pamosoaji, ST., MT., dosen UAJY bersama dengan mahasiswa/i angkatan 69 melakukan pengabdian masyarakat. Pengabdian tersebut dilaksanakan pada Agustus 2016 yang lalu. Mereka berusaha untuk membantu masyarakat Padukuhan Bengle I dalam mengatasi masalah mereka. Dengan begitu, mahasiswa/i tersebut melakukan program pelatihan kewirausahaan dalam pemanfaatan labu kuning menjadi pudding labu yang lezat.

Pelatihan Kewirausahaan itu dilakukan di balai dusun Padukuhan Bengle I yang dihadiri oleh 13 ibu-ibu PKK dari 20 undangan yang tersebar. Sebelumnya mahasiswa/i menjelaskan manfaat apa saja yang didapatkan saat mengkonsumsi buah labu bagi kesehatan. Lalu, mahasiswa/i mendemokan proses pembuatan pudding labu kuning yang benar agar gizi yang didapatkan dari labu ini tidak hilang.

Terlihat bahwa masyarakat di Padukuhan Bangle I sangat antusias dalam mengikuti pelatihan kewirausahaan pengolahan pudding labu kuning. Selain dapat pembelajaran kesehatan, mereka pun dapat lebih berkreativitas lagi dalam mengolah bahan yang ada untuk menunjang perekonomian mereka dalam bidang wirausaha.

Demikian keterangan yang disampaikan Th. Diah Widiastuti, SE., M.Si.kepada Swarakampus.com. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh UAJY ini masih terus dilaksanakan hingga saat ini.

Cibun

Mahasiswi Sosiologi UAJY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here