Daur Ulang Limbah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan

0
672
Foto : LPPM UAJY

Plastik sangat memberikan kontribusi yang besar dalam kehidupan sehari-hari manusia. Lantas, bagaimana manusia hidup jika tanpa plastik? Sedotan, plastik makanan, dan lain lain merupakan contoh sederhana yang sering digunakan hanya sekali pakai dan langsung dibuang. Dari fakta tersebut juga terjadi Padukuhan Pule, Kulon Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam meminimalisir masalah tersebut, kelompok 53 KKN UAJY Angkatan 69 mengajak warga Pedukuhan Pule, Kulon Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk berkontribusi mengurangi sampai plastik yang biasa dibuang buang tersebut. Didampingi oleh dosen Kristanto Agung Nugroho, ST., M. Sc., warga Pedukuhan diberikan program melakukan kerajinan merajut dengan bahan dasar plastik. Tujuannya untuk mengurangi sampai plastik yang ada di daerah tersebut.

Foto : LPPM UAJY

Kegiatan bermula sejak tanggal 21 Juli 2016 untuk pengadaan semacam sosialisasi kepada Ibu Ibu PKK. Selanjutnya proses produksi mulai dilaksanakan, tepatnya bertempat di Bapak Wardana selaku Dukuh Pule Kulon. Pada proses produksi ini, warga diajari membuat topi dan tas. Setelah produksi berlangsung, mereka ditambahkan pada masing masing produk hasil produksi sehingga siap untuk dipasarkan. Sebagai target market awal, yakni Pantai Sundak, warga dan kelompok memasarkan produk tersebut di Pantai Sundak.

Menurut Theresia Diah Widiastuti, SE., M. Si., selaku Sekretaris Pusat Studi Kewirausahaan LPPM UAJY mengatakan kepada SwaraKampus.com bahwa pembelajaran ini menjadi ilmu yang baru bagi warga sekitar sini, sehingga mereka pasti sangat antusias dalam mengikuti proses dan dinamika bersama kelompok. Warga yang sebelumnya belum mengerti tentang cara merajut, menjadi mengetahui cara merajut dan membuat kerajinan plastik.

Cibun

Mahasiswi Sosiologi UAJY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here