Reuni Akbar STIKERS, AKUB, APPI, AKMI, Berlangsung Meriah

0
2127
Foto: Istimewa

Cita-cita untuk menyelenggarakan Reuni Akbar kampus-kampus yang pernah berada dalam satu pengelolaan, yakni STIE KERJASAMA (STIKERS), Akademi Uang dan Bank (AKUB), Akademi Pimpinan Perusahaan Indonesia (APPI), Akademi Manajemen Indonesia (AKMI), di Yogyakarta, akhirnya terlaksana dengan sukses.

Lebih dari 1500 alumni kampus-kampus tersebut, yang berasal dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan pulau-pulau lain di Indonesia, Sabtu (21/7/2018) lalu tumpah ruah di Gedung Wanita Yogyakarta. Wakil Ketua Panitia Reuni Akbar, Agus Ambaryanto, mengungkapkan, reuni tersebut memiliki misi untuk melanjutkan tanggungjawab moral para sesepuh dan putra-putri pendiri serta anggota yayasan dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ambaryanto mengakui, sebelumnya, ketika ada dinamika internal di dalam tubuh Yayasan STIKERS, alumni seakan terkotak-kotak, tidak menyatu bahkan takut untuk mengadakan acara reuni besar. Maka ketika persoalan selesai, mantan Ketua STIKERS, Drs Murtono R MM, berinisiatif untuk mengumpulkan “balung pisah”, mempertemukan kembali para alumni dari keempat kampus itu. Dan, akhirnya terselenggara dengan meriah.

Tidak hanya itu, Ambaryanto pun menyatakan, para alumni ingin menghidupkan kembali kampus mereka dengan kampus yang baru meski dengan “jaket” yang berbeda. Dosen-dosen yang dulu bubar pun dapat bergabung di kampus baru tersebut. Atas saran Kopertis wilayah DIY, kemudian bergabung menjadi satu dengan kampus STIE Mitra Indonesia.

Melalui kampus baru itu, para alumni STIKERS yang akan melakukan registrasi ijazah untuk keperluan pekerjaan atau yang lainnya, bisa mendapatkan keabsahan lewat kampus baru tersebut. Sementara ini kampus STIE Mitra Indonesia menyewa gedung di Tom Silver, Kota Gede. Meski baru dibuka, kampus ini sudah membuka studi untuk S1 dan S2.

Perjuangan panjang
Sebelum bernaung di kampus STIE Mitra Indonesia sekarang ini, kelahiran kampus STIE Kerjasama, AKUB, APPI dan AKMI, tidak terlepas dari jasa dan perjuangan tokoh pendidikan di Yogyakarta, Sigit Suwandi Wiryadiningrat sebagai pendiri. Pada awalnya tahun 1953, almarhum Sigit mendirikan lembaga pendidikan untuk pertama kalinya, yakni SMA Wisnu. Kemudian setelah SMA itu tutup, tahun 1958 mendirikan Akademi Administrasi Perusahaan.
Pada tahun 1960, institusi pendidikan itu berganti nama menjadi APPI (Akademi Pimpinan Perusahaan Indonesia). Kemudian setelah berkembang, bersama dengan Woesana SH, mendirikan AKUB (Akademi Uang dan Bank). Pada awalnya AKUB menyewa di Dalem Yudonegaran, kemudian tahun 1970 pindah ke Purwanggan.

Sedangkan APPI pertama kali membuka kuliah menyewa di pabrik rokok Tarumartani, hingga tahun 1965 pindah ke percetakan pemerintah, lantas ke pabrik Purosani, dan tahun 1970 menyewa ke Ndalem Condro. Tahun 1972 kemudian membeli tanah di Jalan Menteri Supeno.
Tahun 1988, terbit Peraturan Pemerintah yang menyatakan bahwa yayasan yang mempunyai beberapa perguruan tinggi harus digabung menjadi satu. Maka APPI dan AKUB kemudian melebur menjadi STIE Kerjasama (STIKERS). Dan, pada tahun 1989 memulai pembangunan di Jalan Parangtritis. Tanah seluas 5 HA dibangun gedung kampus tersebut.
Saat itu, jumlah mahasiswa STIKERS sudah mencapai 20 ribu. Kampus STIKERS saat itu juga menjadi kampus pertama di Yogya yang memakai lift dan memiliki CD room.

K Wibowo

alumni FIB UGM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here