MB Projotamansari Siap Bertanding di Filipina

1
852
Foto: Istimewa

Marching Band (MB) Projotamansari akan kembali berkompetisi di tingkat internasional mewakili Indonesia, organisasi resmi yang bergerak dalam bidang seni musik marching band ini akan bertanding dalam kompetisi “City of Bacoor Internasional Music Championships” yang diadakan di Kota Bacoor, Filipina pada 22-24 Juni 2018 mendatang. Informasi yang dihimpun, program ini merupakan implementasi kerjasama MB Projotamansari dengan WGI Filipina.

Kerjasama tersebut merupakan salah satu peluang bagi MB Projotamansari untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Bantul dalam belajar mengenal dunia musik Internasional serta membudayakan kebudayaan Indonesia itu sendiri. Sehingga Indonesia dapat dikenal lebih di mata dunia.

Humas MB Projotamansari, Rizaldi Budi Hastomo memaparkan bahwa kegiatan kompetisi yang bertajuk “City of Bacoor International Music Championships” merupakan kompetisi internasional yang diikuti oleh berbagai negara di Asia. Kompetisi resmi ini diadakan oleh Pemerintah Filipina bekerjasama dengan WGI Filipina. Dalam kegiatan ini, MB Projotamansari mengirimkan 62 orang yang terdiri dari 47 pemain, satu director, 4 pelatih, dan 10 official. MB Projotamansari akan tampil dalam 4 cabang lomba, yaitu drum battle, color guard contest, winds, dan marching show

Rahmadi Budi Hartomo selaku tim teknis mengatakan “saat sesi Marching Show Band dan Wind Ensemble, Marching Band Projotamansari akan menampilkan lagu bertemakan “The Bantul” yang terinspirasi dari slogan Kabupaten Bantul, yaitu Bantul The Harmoni of Nature and Culture, lagu tersebut diarasemen oleh Hendrik Cahya Wibowo.

Sedangkan Drumline Battle bertema tentang “Battle of Kecak” diarasemen oleh Andre Phan. WGI Color Guard Ensemble bertema “Wiwitan”, dan Street Parade memainkan lagu Elfa Secoria and Manuk Dadali yang diarasemen oleh DC UMY. Kami berharap masyarakat Indonesia dapat bangga akan nilai-nilai budaya lokal yang ada dan ikut termotivasi untuk senantiasa melestarikan kebudayaan, khususnya budaya di Kabupaten Bantul.

Agung selaku Pelatih MB Projotamansari menambahkan “tim kami berlatih sejak awal November tahun lalu, secara reguler kami berlatih sebanyak 4 kali dalam seminggu. Waktu yang kami miliki sejak November untuk persiapan dasar hanya sekitar 4 bulan, hal tersebut digunakan untuk mematangkan teknik bermusik. Secara efektif, kami hanya menyisakan waktu sekitar 3 bulan sejak Maret lalu untuk penyelesaian koreografi display dan musik. Namun demikian, hal tersebut bukan menjadi kendala tim karena dari total 7 bulan tersebut, dua bulan akhir dilakukan latihan secara intensif sebanyak 6 kali dalam. Sehingga diharapkan dasar-dasar bermain marching band telah cukup dikuasai oleh masing-masing individu dalam tim keberangkatan kompetisi bergensi ini”.

Foto: Istimewa

“Keikutsertaan MB Projotamansari dalam Kompetisi Internasional Marching Band di Bacoor, Filiphina ini ditujukan untuk memperkenalkan nama Kabupaten Bantul di kancah Internasional. Selain itu, sebagai bentuk pelestarian kesenian tradisional, kami dapat berkesempatan untuk ikut andil dalam memperkenalkan kebudayaan Indonesia di kancah Internasional. Tentu keberangkatan kali ini tidak telepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak Bank BPD DIY, PT. Citra Intirama (Mair), SMDC, Teksa, Sekolah se-Kabupaten Bantul, Wali Murid dan lainnya, serta terkhusus kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bantul. Kami terus mengharapkan dukungan spritual dari berbagai pihak untuk dapat menjuarai kompetisi ini”, tutur Jori Purnama selaku Band Director tim Projotamansari.

Berbagai apresiasi dan prestasi yang membanggakan telah diraih oleh MB Projotamansari sejak tahun 2009. Terdapat kurang lebih 50 jenis penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. MB Projotamansari telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional saat bertanding di Thailand tahun 2014 bersama Marching Band Jember yang menduduki peringkat 1 Display Open Class dan pada tahun 2017 bersama DC UMY menduduki peringkat 2 Display Open Class. Keikutsertaan MB Porojotamansari di kancah internasional membuktikan bahwa Indonesia sebagai negara yang diakui oleh masyarakat dunia. Secara regional, MB Projotamansari juga pernah meraih juara 2 Street Parede GPMB series 2013, Juara Umum Kejurda DIY 2015, dan Juara 2 HB Cup 2017.

MB Projotamansari yang juga merupakan organisasi resmi di bawah naungan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY ini akan terus melakukan peningkatan prestasi dan promosi budaya Indonesia di kancah dunia. Dalam waktu dekat ini, MB Projotamansari juga akan bersiap bertanding di PORDA DIY Tahun 2019 serta berencana kembali melakukan keikutsertaan kompetisi internasional HB CUP 2018 di Yogyakarta dan TWMC di Thailand tahun 2019 mendatang. (Awib)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here