Pentingnya Kerjasama Dalam Mewujudkan Literasi Informasi

0
690
Foto: istimewa

“Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memudahkan setiap individu untuk menghasilkan informasi. Setiap individu dapat mencipta, mengakses, menggunakan dan membagikan informasi dan pengetahuan. Ragam informasi dan pengetahuan juga turut berkembang pesat. Hal tersebut yang mengakibatkan terjadinya ledakan informasi dan masalah dalam mengelolanya. Masyarakat dituntut untuk lebih memahami keragaman informasi, cara yang tepat dan mudah dalam mencari, serta mampu menggunakan berbagai perangkat sistem layanan informasi yang ada”.

“Kerjasama dalam mewujudkan literasi informasi perlu dikembangkan dengan berbagai macam upaya, seperti halnya kerjasama antara pihak yang terkait agar tercapainya pemberdayaan masyarakat,” demikian dijelaskan oleh Fx. Wahyu Widiantoro, selaku akademisi Fakultas Psikologi, Universitas Proklamasi 45 dalam acara Raker Kerjasama Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, di Ruang Seminar Grhratama Pustaka, Balai Layanan Perpustakaan, BPAD  DIY. Senin, 16 April 2018.

Acara yang dibuka oleh Dra. Monika Nur Lastiyani, M.M., sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY juga menghadirkan narasumber lain yaitu Joko selaku perwakilan dari Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY dan Nuradi Indra Wijaya, S.Pd dari TBM. Mata Aksara. Peserta yang hadir antara lain perwakilan staf Perpusda DIY, perwakilan Rumah Sakit Dr. Sardjito DIY, perwakilan pengelola perpustakaan Pakualaman, perwakilan Universitas Alma Ata DIY, perwakilan Komunitas Ibu Professional DIY.

Upaya nyata peningkatan literasi di masyarakat salah satunya yang telah dilakukan oleh perpustakaan bernama Mata Aksara. “Berawal dari keinginan membudayakan membaca, memiliki perpustakaan sendiri hingga saat ini buku-buku di perpustakaan tersebut bermanfaat bagi orang lain”, ungkap Bapak Nuradi Indra Wijaya.

Dijelaskan pula oleh Monika bahwa salah satu tugas BPAD yaitu mendorong berkembangnya literasi melalui pemberdayaan sumber daya dan mitra kerja di bidang perpustakaan dan kearsipan. ”BPAD DIY juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dan berbagai instansi lain untuk mengembangkan kompetensi literasi.”, ungkap Monika. Lebih lanjut dijelaskan oleh Joko, “Usaha pemerintah untuk memfasilitasi program yang ada antara lain dikelola oleh BKPM DIY melalui ketentuan yang berlaku”.

“Kehidupan masyarakat yang memiliki kemampuan literasi informasi sangat tergantung kepada kemampuan masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Adanya pengetahuan masyarakat yang tinggi dalam dunia informasi dan komunikasi akan memberikan kontribusi dan ikut andil di dalam membantu setiap individu dalam mengakses pengetahuan yang mereka butuhkan untuk memperbaiki kehidupan mereka sehari-hari”, tambah Wahyu.

“Adanya kerjasama yang baik akan menumbuhkan semangat masyarakat untuk saling berbagi dan memberikan informasi yang diperlukan bersama. Penguasaan literasi informasi pada dasarnya berbasis keterampilan (skills-based literacy). Keterampilan tersebut terdiri dari kemampuan mencari informasi, memilih sumber informasi secara cerdas, menilai dan memilah-milah sumber informasi, menggunakan serta menyajikan informasi secara etis”, pungkas Wahyu.

Penulis

Relisa

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here