Talkshow IKPM Jateng, Bahas Pilkada Serentak 2018

0
435
Foto: Istimewa

Ketum Umum Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Jawa Tengah (IKPM Jateng) Iqbal Kholil Rahman meminta kaum muda untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada Serentak  2018. Menurutnya kaum muda jangan hanya ikut meramaikan pesta demokrasi, tetapi harus menjadi aktor utama pada Pilkada Serentak 2018.

“Kontestasi pilkada serentak merupakan sarana untuk menyeleksi hadirnya sosok kaum muda yang bisa membawa perubahan masa depan Jawa tengah. Jadi, bila perlu kaum muda jadi cagub dan cawagub,” ujar Iqbal Kholil Rahman pada acara talk show bertajuk “Pesta Demokrasi pemecah atau pemersatu: Figur dan Tantangan Jawa Tengah Masa Depan”.

Acara yang digelar di Theatrikal Perpus UIN Yogyakarta, Jumat (15/4) tersebut menghadirkan narasumber antara lain dari DPRD Provinsi Jawa tengah  Rukma Setyabudi, akademisi Bambang Wahyu Nugroho, Kesbagpol, Sumanto.

Persoalan Jawa tengah saat ini sangat kompleks, di mana menguatkan populisme politik dan menguatkan ideologi anti-Pancasila telah mengancam demokrasi di Jawa tengah dan Indonesia pada umumnya. Karena itu, menurut Iqbal, perlu sosok pemimpin yang kuat untuk mempertahankan NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Di tengah kontestasi, ada sesuatu yang penting, yakni membangun nalar kebangsaan, Dalam hal ini poros dan peran kaum muda diperlukan agar perhelatan akbar seperti Pilgub bisa menhadirkan sosok yang bisa membawa perubahan masa depan Jawa tengah yang lebih baik,” ujarnya

Iqbal menilai suara kaum muda dan organisasi ekstra kampus akhir-akhir ini ‘kalah’ lantang dengan kinerja laporan lembagai survei. Apalagi, kata dia, berhadapan dengan fenomena fake news atau hoax, visi kebangsaan dan nilai perjuangan kaum muda/mahasiswa semakin tidak terdengar.

Foto: Istimewa

“IKPM Jawa Tengah bersama organisasi ekstra kampus ingin manjadikan acara talk show sebagai demonstrasi pemikiran dan visi politik anak muda tentang kepemimpinan masa depan. Kita ingin menghadirkan prosesi Pilgub ini tidak hanya soal elektabilitas kandidat akan tetapi juga bisa membangkitan nyali kaum muda,” ungkapnya.

Ketua DPRD, Rukma mengungkapkan, “Masalah demokrasi merupakan masalah bersama, di mana setiap masyarakat harus ikut berpartisipasi mengawalnya,” tuturnya. Menurutnya lagi, tidak semua negara mampu menerapkan demokrasi. Dan Indonesia menerapkan demokrasi yang tertuang pada pancasila yaitu musyawarah untuk mufakat, tambahnya.

Terkait dengan pilkada serentak yang tinggal menghitung hari pelaksanaan, mahasiswa juga diharapkan ikut menentukan sikap dengan memberikan hak suaranya. Apapun pilihannya jangan sampai kita terpecah belah. (Alwin)

 

Alwin Kamal

Mhs Manajemen Dakwah
Fak Dakwah dan Komunikasi UIN Yogyakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here