Kreativitas Mahasiswa Teater Angkat Isu Generasi Z

0
745
Sumber foto: kabarkampus.com

Keluarga Mahasiswa Teater (KMT) ISBI Bandung kembali menghelat Festival Teater Remaja. Perhelatan yang telah memasuki tahun keenam ini mengusung tema “Ada Apa dengan Z”.

Festival Teater Remaja 2018 merupakan kompetisi teater yang ditujukan bagi pelajar SMA se-Jawa Barat dan Banten. Ajang ini menjadi menjadi ruang bertemu para pelajar antar daerah, melihat, membandingkan, bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan tentunya menambah kenalan.

Tema mengangkat “Generasi Z” dibuat erat kaitannya dengan penonton (publik) teater, khususnya publik yang ingin melihat teater remaja. Hal itu karena pada beberapa FTR sebelumnya, teater yang ditampilkan berjarak dengan para remaja yang menjadi peserta.

Terlihat seperti sekumpulan boneka yang bermain atas perintah sang sutradara, yang biasanya adalah guru atau pelatih mereka. Sehingga yang muncul bukan lagi wajah remaja, tapi wajah orang dewasa dengan tubuh remaja.

Generasi yang lahir pada rentang tahun 1995 sampai 2014 dikenal sebagai Generasi Z. Istilah ini sebenarnya dikenalkan pertama kali oleh jurnalis Bruce Horovitz pada tahun 2012. Namun rentang tahun yang dimaksud belum jelas.

Kemudian istilah itu menjadi populer sejak presentasi agen pemasaran Sparks dan Honey menjadi viral tahun 2014. Pada intinya, secara definisi Generasi Z adalah generasi yang lahir di generasi internet—generasi yang sudah menikmati keajaiban teknologi usai kelahiran internet.

Jika hari ini sedang populer istilah Generasi Millenial, Generasi Z adalah generasi setelah itu. Hellen Katherina dari Nielsen Indonesia, seperti yang dikutip di laman Tirto, pelaku industri, khususnya, sangat penting untuk memahami prilaku dan kebiasaan dari Generasi Z. Hal itu karena, Generasi Z adalah masa depan

Maka, apa yang ingin diharapkan FTR 6 melalui tema festival yang dimulai dengan pertanyaan: Ada Apa Dengan Z? Jika melihat realita bahwa para Generasi Z lebih akrab dengan kemajuan teknologi, sesuatu yang cepat, serba global, dan akses mudah kepada apapun.

Semua kondisi ituakan berhadapan dengan realitas sosial yang ada di sekitarnya. Moral, norma, sekolah, keluarga, agama, dan gairah keremajaan itu sendiri yang terus bergesekan di setiap harinya. Hal-hal ini yang diharapkan akan muncul meramaikan FTR 6.

Sebuah keresahan, kenakalan, eksperimen, bahkan curhatan  dari para remaja, yang bisa kita semua saksikan hadir di atas panggung. Panggungnya para generasi z.

Saat ini, telah ada 20 kelompok teater yang dinyatakan lolos kurasi, berikut adalah peserta FTR 6: Ada Apa Dengan Z? Panggung FTR 6 akan digelar dari mulai 22 hingga 29 April di kampus ISBI Bandung, tepatnya di Gedung Kesenian Sunan Ambu.

Selain pertunjukan teater dari peserta yang berasal dari berbagai kelompok teater dari berbagai sekolah dan sanggar di Jawa Barat dan Banten. Selain itu juga akan diisi oleh side-event  di antaranya: opening ceremony, bazaar merchandise FTR,  pertunjukan seni, pameran instalasi, dan closing ceremony (malam anugerah).

(Sumber: kabarkampus.com/ahmad fauzan)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here