Bisa Ditiru, Mahasiswa IPB Lakukan Hal Keren Ini

0
360
Foto: Istimewa

Adalah sebuah kebanggaan jika bisa berbuat sesuatu dan itu akan bermanfaat bagi orang banyak. Itulah yang dilakukan mahasiswa IPB yang tergabung dalam Gerakan Cinta Anak Tani (GCAT) IPB, sebuah gerakan peduli pendidikan anak petani mengadakan uji coba tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) gratis.

Try Out ini diikuti para pelajar SMA prestatif yang berlatar belakang keluarga petani dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Tenjolaya. SMA Negeri 1 Pamijahan, SMA Negeri 1 Cibungbulang, SMA Negeri 1 Leuwiliang, SMA Negeri 1 Ciampea, dan SMA Negeri 1 Dramaga bertempat di Ruang Seminar Agribisnis, Kampus IPB Dramaga Bogor, Minggu (11/3) lalu.

“Dalam Try Out ini ada tiga jenis soal yang diujikan yaitu mata pelajaran rumpun Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC),” kata Yusuf Syakir, Ketua Pelaksana.

Yusuf menambahkan, tujuan dari diadakannya Try Out gratis ini adalah agar siswa peserta Penerima Manfaat (PM) GCAT dapat mengenal dan memahami kondisi riil soal saat tes, “Oleh karena itu, lembar jawaban komputer (LJK) tiruan, sistem dan waktu yang digunakan menyesuaikan dengan sistem tes yang sebenarnya,” jelasnya.

Yusuf yang juga merupakan mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB angkatan 2014 ini menyatakan bahwa tes ini juga ingin memetakan kemampuan PM GCAT dalam menyelesaikan soal SBMPTN.

“Sehingga kelak saat pembinaan intensif SBMPTN pasca Ujian Nasional (UN) pengajaran yang diberikan dapat disesuaikan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, “Adik-adik GCAT sebagian besar menargetkan IPB sebagai kampus impian mereka setelah lulus SMA. Adanya tes ini juga menjadi referensi kami selaku volunteer untuk memberikan konsultasi kepada adik-adik dalam memilih jurusan di IPB,” ungkapnya.

Harapan dari adanya tes uji coba ini ialah agar PM GCAT dapat menjadi siswa yang berani, karena Try Out melatih mental dalam menghadapi tes yang sebenarnya.

Kamu yang di kampus-kampus lain mungkin bisa melakukan hal yang sama. Karena inilah wujud konkrit dari pengabdian masyarakat sebagai salah satu tri dharma perguruan tinggi.

Bisa memberi bimbingan belajar, latihan soal dan kisi-kisi kepada mereka yang kurang mampu, misalnya. Bisa juga mengadakan konseling dan sosialisasi kepada adik-adik di SMA mu dulu. (Awib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here