5 Kisah Inspiratif, Nomer Empat Bikin Wow, Kok Bisa?

0
1256
Sumber foto: dailygenius.com

Dunia memang kadang sering terbalik. Begitu banyak anak muda yang ingin kuliah namun terbentur biaya. Sementara tidak kalah banyak pula mereka yang diberi kesempatan kuliah namun menyia-nyiakannya.

Maka benar jika dikatakan, menjadi mahasiswa itu adalah sebuah anugerah juga beruntung. Bangku kuliah menjadi sesuatu yang mewah dan sangat berharga karena tidak semua orang bisa merasakannya.

Akan terasa aneh jika kamu yang sudah menyandang status mahasiswa tapi malah bermalas-malasan, bahkan terancam diskors dan bisa berujung drop out (DO). Berikut kisah mereka yang benar-benar memanfaatkan sedikit peluang yang didapatnya.

Foto: Istimewa

Asnawi mungkin sangat menyadari bahwa untuk kuliah butuh biaya besar, sehingga ia perlu bekerja keras guna bisa membiayai kuliahnya. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini pun telah dinyatakan lulus sarjana dengan berjualan gorengan sebagai caranya membiayai hidup dan kuliahnya.

Asnawi selama ini dikenal berjualan gorengan di sekitar tempat kos yang tidak jauh dari kampusnya di ringroad utara. Ia sama sekali tidak minder, bahkan saat wisudanya, Asnawi membawa pikulan yang berisi gorengannya untuk dibagikan kepada orang-orang.

Foto: Istimewa

Raeni punya prinsip bahwa kesempatan tidak datang dua kali jadi harus dimanfaatkan betul. Sadar orangtuanya hanya  sebagai pengayuh becak, dan keluarganya hidup serba kekurangan, maka begitu mendapat kesempatan kuliah dirasakannya bagai mimpi. Ia pun bertekad menjaoani mimpi dengan sebaik-baiknya.

Terbukti, Raeni dapat menyelesaikan studi S1 nya di Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan IPK yang cukup baik bahkan nyaris sempurna yakni 3, 96. Raeni merupakan alumni beasiswa Bidik Misi dan beberapa kali mencapai indeks pretasi yang sempurna, yaitu 4.

Kondisi orangtuanya yang hanya pengayuh becak justru membuatnya termotivasi untuk tidak menyerah. Sewaktu wisuda, Raeni bahkan bangga diantar ayahnya mengendarai becak.  Kini ia mendapatkan beasiswa LPDP untuk jenjang S2 di Universitas Birmingham, Inggris.

Foto: Istimewa

Ada lagi kisah perjuangan Mahmudi Muchson dalam menimba ilmu di Mesir. Ia mengaku enggak mudah, karena pada awalnya dia justru gagal saat tes kuliah yang diadakan oleh Kementerian Agama. Kini, Mahmudi yang terlahir dari keluarga petani dari Kudus ini malah berhasil meraih gelar doktor terbaik di Universitas Al Azhar, Mesir.

“Saya berhasil mendapat beasiswa dari Kemenag ketika mencoba untuk kedua kalinya. Hingga kuliah di sana sampai   meraih gelar doktor,” papar Mahmudi si peraih doktor terbaik di kampus sekelas Al Azhar, Kairo Mesir.

Foto: Istimewa

Darwati, merupakan alumnus mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG), Semarang. Ia meraih sarjana dengan perjuangan yang tidak main-main. Darwati mengaku, sejak lulus SMA pengin banget kuliah tapi enggak mempunyai biaya. Ia pun mencari cara untuk mendapatkan uang, mulai dari berjualan es campur hingga menjadi seorang PRT (Pembantu Rumah Tangga) di rumah seorang dokter.

Niat dan kesungguhannya membuahkan hasil. Ia bisa kuliah dan diterima sebagai mahasiswa Untag sampai mendapatkan gelar sarjana dengan penghargaan cum laude dari almamaternya. Wow, hasil memang tidak pernah mengkhianati proses.

Foto: Istimewa

Terakhir, kisah dua generasi dalam satu keluarga yang mendapatkan gelar doktor bersamaan. Ya, Budi Prasetyo dan Sri Budi Lestari, merupakan anak dan ibu yang sama-sama diwisuda di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Pras enggak menyangka akan meraih doktor bersama ibunya, “Ibu selalu menjadi inspirasi untuk saya,” ungkap Pras. Hal itu karena ibunya tetap kuliah S3 meskipun tengah menderita penyakit demielinisasi yang menyebabkan otot paha kanannya mengecil sehingga harus mengenakan kursi roda.

Demikian sedikit dari sekian banyak kisah perjuangan untuk mendapatkan pendidikan tang terbaik. Semoga bisa menginspirasi buatmu yang tengah menjalani kuliah. Tidak cukup hanya tergerak tapi juga harus bergerak. Gapai mimpimu setinggi-tingginya. (Awib)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here