Cara Menjadi Mahasiswa yang Disukai Dosen

0
1034
Wisudawati berkebaya dan toga (Foto: SwaraKampus.com)

Setelah SwaraKampus.com mengulik soal dosen favorit versi mahasiswa, kini kita angkat masalah tipe mahasiswa yang disukai dosen. Jangan salah, dosen pun memiliki kriteria seperti apa mahasiswa favoritnya.

Memang ada beberapa mahasiswa yang cuek dengan dosennya. Merasa tidak terlalu penting untuk dekat dengan dosen, mungkin karena keyakininan diri yang tinggi akan kepintarannya. Tapi lepas dari itu, memiliki hubungan yang dekat dengan dosen bisa lebih menguntungkan, lho.

Tapi sebelum berniat “mendekati” dosen, kamu terlebih dahulu harus menjadi mahasiswa yang disukai oleh dosen yang dimaksud. Secara subyektif “selera” dosen bisa berbeda-beda, namun secara umum ada kesamaan selera yang harus kamu ketahui.

Memperhatikan saat kuliah

Tidak ada dosen yang suka pada mahasiswanya yang malas menerima materi saat kuliah. Usahakan dirimu selalu hadir di setiap kelasnya, tidak terlambat, tidak duduk di belakang serta tidak menunjukkan gestur menyepelekan kuliah. Meski mungkin kamu tidak suka dengan matkulnya, kamu harus bisa menahan diri.

Aktif selama perkuliahan

Tunjukkan kepada dosen bahwa dirimu aktif, mulai dari mencatat, bertanya bahkan jika mungkin menjawab. Dosen senang, karena menunjukkan bahwa penyampaian kuliahnya dapat diterima mahasiswa dengan baik (meski yang aktif cuma kamu seorang). Kadang saking aktifnya, kamu bisa ajak diskusi dosen di luar jam kuliah, asal tidak berlebihan.

Hormat dan perhatian

Dosen senang dihormati meski tidak gila hormat. Kamu bisa memulai untuk selalu menyapa bila berpapasan, jangan lupa disertai senyum manismu (agar selalu diingat). Mau menunggu karena menghargai waktu kesibukan dosen. Bertutur kata, sikap dan berpenampilan yang baik dan sopan saat berhadapan. Itu bentuk-bentuk penghormatan yang bisa kamu lakukan.

Mengerjakan tugas kuliah

Mahasiswa memang dituntut untuk selalu kritis, tapi percayalah tidak ada dosen yang senang ditentang apalagi disalahkan (meski dirimu benar). Turuti dan kerjakan saja semua perintahnya termasuk membuat tugas kuliah. Kalau bisa, lakukan dengan sebaik-baiknya, bukan asal dikerjakan dan tunjukkan keseriusan kamu dalam mengerjakan tugas tersebut.

Bisa menjawab soal ujian

Hal yang satu ini sebenarnya lebih kepada ekspektasi. Dosen berharap, setelah nilai-nilai kepribadianmu baik di mata dosen, kamu juga adalah seorang yang cerdas atau pintar dengan kemampuan menjawab soal-soal ujian. Namun begitu, karena kamu sudah memenuhi kriteria mahasiswa yang disukai, maka IP mu yang tidak terlalu istimewa bisa menjadi urusan belakang.

Nah, bagaimana? Mudah bukan?Jika kamu sudah menjadi mahasiswa yang disukai dosen, maka akan banyak keuntungan yang bisa kamu dapat. Mulai dari kedekatan, cepat dihubungi, cepat mendapat info, mendapat kredit point untuk mengkatrol nilai, mudah dapat rekom, dilibatkan dalam proyek kampus, ada backing jika bermasalah, dan sebagainya.

Namun demikian, harus dibedakan terlebih dahulu, artikel ini tidak bertujuan agar mahasiswa menjadi seorang “penjilat” atau yang suka mencari muka di hadapan dosen. Jangan galfok. Dosen juga punya parameter sendiri untuk menilai mana mahasiswa yang memang tulus dan mana pula yang modus. Dan dosen tidak suka dengan yang modus.

Awib Lomanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here