APA PENTINGNYA FASHION?

0
42

Pada dasarnya, fashion merupakan suatu hal yang penting. Apabila dilihat secara subjektif, banyak orang yang beranggapan bahwa fashion merupakan cara untuk mengekspresikan diri dan menggambarkan karakter seseorang. Selain itu, dengan adanya fashion, orang-orang dapat menunjukkan kelas sosial yang mereka punya. Namun, fashion bukan sekedar wacana mengenai cara berpakaian, tetapi juga gabungan dari berbagai lingkup kehidupan seperti bisnis, tren dan gaya hidup. Fashion tidak bisa lepas dari konsumennya. Dengan kata lain, konsumen menjadi penggerak industri karena selain sebagai pembeli, konsumen juga yang menentukan dan memilih apakah sebuah gaya mampu menjadi trend fashion.

Pada acara Jakarta Fashion Week 2017, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa fashion tidak hanya dilihat dari sektor penampilan yang dilihat dari mata saja, akan tetapi industri fashion merupakan ujung rantai dari industri tekstil yang memiliki nilai tambah tinggi.

Pentingnya fashion membuat kami tertarik untuk menuliskan esai ini menggunakan perspektif lain. Perspektif yang kami gunakan dalam mengkaji tulisan ini yaitu dengan menggunakan persepektif George Simmel dalam melihat pentingnya fashion.

Sumber : Gallery Photo – Jakarta Fashion Week

Imitasi Fashion Sebagai Fenomena Sosial dan Perbedaan Kelas Individu

Seperti yang dijelaskan oleh George Simmel bahwa fashion merupakan suatu fenomena sosial, disebut tindakan sosial ketika  individu bertindak meniru (imitasi) cara berpakaian orang lain. Hal ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari banyak individu yang melakukan tindakan meniru fashion orang lain. Contohnya saja seperti fashion yang dimiliki seorang raja dalam berpakaian kemudian akan ditiru oleh rakyatnya. Tindakan yang dilakukan oleh rakyat itu yang disebut dengan imitasi yang dapat dikategorikan kedalam tindakan sosial.

Tindakan imitasi fashion yang dilakukan individu ini mencermikan adanya perbedaan kelas atas dan bawah dalam pemilihan fashion. Simmel juga percaya bahwa fashion kelas atas biasanya berbeda dari fashion kelas bawah. Hal ini dibuktikan dari imitasi yang dilakukan oleh rakyat kepada rajanya. Dimana rakyat digambarkan sebagai individu yang memiliki kelas bawah dan raja digambarkan sebagai pemilik kelas atas.

Fashion Penting Bagi Ekonomi

Fashion juga menjadi penting dalam ekonomi, ditunjukan dari data terakhir, dalam catatan Triawan Munaf, ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,38 persen terhadap total perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp. 852,24 Triliun. “Dari total kontribusi tersebut, sub-sektor kuliner, kriya dan fashion memberikan kontribusi terbesar pada ekonomi kreatif,” jelas Triawan. Tercatat sub-sektor Fashion sebesar 18,15%.

Pentingnya fashion bagi ekonomi karena melibatkan aktor-aktor dalam industri fashion, eperti melibatkan industri tekstil, desainer, artis, selebritas, blogger fashion yang dapat memberikan pendapatan kepada aktor yang terlibat dalam pembentukan fashion tersebut dan juga berkontribusi dalam penyedian langpangan kerja. Hal ini juga membuktikan pendapat Simmel bahwa fashion merupakan bagian yang melekat dari interaksi sosial manusia yang dapat menciptakan kelompok desainer, produsen, atau pemasar dan konsumen.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa fashion tidak hanya ingin menunjukan kelas seseorang, bentuk ekspresi diri seseorang melainkan dalam fashion juga melibatkan tindakan ekonomi yaitu membuat fashion atau mode baru (produksi) yang dapat berubah setiap waktunya, kemudian disebar luaskan kepada masyarakat (distribusi) dan masyarakat melakukan tindakan imitasi (konsumsi). Tidakan ini terus menerus berlangsung karena fashion terus mengalami perubahan setiap waktunya.

Daftar Pustaka

Kawamura, Y. (2018). Fashion-ology: An introduction to fashion studies. Bloomsbury Publishing.

Oktiani Endarwati. 2017. “Industri Fashion Berperan Penting dalam Perekonomian”. Dalam Sindonewes, 1 Februari 2017. Jakarta. Diakses pada 3 September 2019 https://ekbis.sindonews.com/read/1176212/34/industri-fashion-berperan-penting-dalam perekonomian-1485956419

Noor Iza. 2017. “Kuliner, Kriya dan Fashion, Penyumbang Terbesar Ekonomi Kreatif”. Dalam Kominfo, 17 Oktober 2017. Jakarta. Diakses pada 5 September 2019 https://www.kominfo.go.id/content/detail/11034/kuliner-kriya-dan-fashion-penyumbang-terbesar-ekonomi-kreatif/0/berita_satker

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here