Seni Sebagai Ekspresi Multikultur Nusantara

0
35
Foto: Istimewa

Kreativitas merupakan suatu bentuk pikiran yang sampai saat ini masih kurang mendapat perhatian dalam pendidikan secara formal. Upaya nyata dalam menumbuh kembangkan kreativitas maka Himpunan Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dalam rangka mengakhiri kegiatan perkuliahan semester genap 2019, menggelar acara dengan judul Ekspresi Psikologi. Pentas Kreasi Seni dengan mengangkat tema  “Seni Sebagai Ekspresi Multikultur Nusantara”, dilaksanakan di halaman Kampus Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, (27/7/2019).

Acara dibuka oleh Bapak Ir. Bambang Irjanto, MBA., sebagai Rektor UP45 Yogyakarta. Apresiasi positif ditujukan kepada seluruh civitas akademika UP45 yang terus berupaya meningkatkan prestasi dalam bidang akademik serta kreativitas yang mendukung terbentuknya sumber daya manusia yang lebih berkualitas. ”Indonesia debar jantungku, getar nadiku, berbaur dalam angan-anganmu. Kebyar-kebyar, pelangi jingga, biarpun bumi bergoncang, kau tetap Indonesiaku. Andaikan matahari terbit dari barat, kaupun tetap Indonesiaku”, demikian kutipan syair lagu Kebyar-Kebyar ciptaan Gombloh yang dilantunkan oleh Bapak Bambang dan serentak diikuti oleh seluruh peserta acara.  

Kegiatan pentas kreasi seni psikologi UP45 mengundang berbagai komunitas seni di Yogyakarta, Siswa- siswa SMA dan sederajat yang tergabung dalam group seni, serta generasi muda pelaku dan penggiat seni. Antusiasme peserta acara ditunjukan dengan hadirnya beragam komunitas seni yang berpartisipasi dalam memeriahkan acara antara lain yaitu Daun Sirih Band, kelompok band yang terdiri dari para alumni UPN Jogja, Dinamic Dino dan C5 band dari UKM Seni UAD, Cosplay Hi no K community, UKM SENI K-HISTA dari UP45, Psikoband dan Psiko Idol dari Fakultas Psikologi UP45, Anjas Stand Up Comedy, Akustik Rui Fatima Mandeira perwakilan mahasiswa dari Timor Leste.

Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi.,M.A., sebagai Pembina HIMAPSI UP 45, mengungkapkan bahwa Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta memberikan wadah untuk pengembangan kreativitas dan seni dalam mendampingi para mahasiswanya.  ”Acara pentas kreasi seni merupakan wujud nyata bahwa mahasiswa didukung dalam mengembangkan kreativitas dan bakat yang secara potensial dimiliki sehingga dapat lebih dikembangkan dengan pendampingan yang tepat”, ungkap Wahyu.

Dukungan yang baik juga diberikan oleh Satlantas Polres Sleman yang mengirimkan microbus hadir di tengah kampus UP45 guna melayani perpanjangan SIM bagi yang membutuhkan. Acara semakin meriah pada sesi lomba coswalk yaitu pemilihan penampilan costum dan performance terbaik dari komunitas cosplay di Yogyakarta. Komunitas cosplay yang turut serta dalam acara ini antara lain yang tergabung dalam Anoman, Kaitsu, dan Cosplay Jogja. Suasana bazzar pun marak di halaman kampus, adanya pembagian doorprize dan penampilan stand-stand yang memamerkan produk dari para sponsor di kampus UP45 ketika acara berlangsung.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pemilihan tema ”Seni Sebagai Ekspresi Multikultur Nusantara” merupakan rumusan dari keprihatinan para mahasiswa terhadap kondisi yang terjadi di tengah masyarakat saat ini. Masih sering kita jumpai adanya fenomena perpecahan di tengah masyarakat, baik berupa kerusuhan, tawuran antar pelajar, antar komunitas, antar suku. ”Harapan dari terselenggaranya acara ini yaitu untuk mengembangkan kesadaran tentang keanekaragaman cultural, hak-hak asasi manusia serta pengurangan atau penghapusan jenis prasangka antar komunitas sehingga mampu membangun rasa persatuan dan kesatuan serta rasa nasionalisme” jelas Bapak Wahyu.

Foto: Istimewa

Rio Wahyu Nugroho selaku ketua panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini, antara lain para sponsor dari Tupperware, Waroeng SS, UKM Seni UAD, HMAN UP45, Polres Sleman. Firman selaku ketua Cosplay Hi no K community juga mengungkapkan terima kasih karena diberikan kesempatan untuk mengekspresikan kecintaannya dalam dunia cosplay dan berharap agar cosplay lebih dikenal dan berkembang di masyarakat.

Penulis:

Relisa

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here