Pengolahan Singkong Menjadi Keripik Singkong

0
36

Menurut hasil observasi yang dilakukan kelompok 42 Kuliah Kerja Nyata 74 UAJY, Padukuhan Dungsuru memiliki hasil ladang berupa singkong. Singkong tersebut dimiliki oleh cukup banyak masyarakat Padukuhan Dungsuru. Namun ternyata dari berlimpahnya hasil panen singkong, terdapat permasalahan yang ditemukan. Permasalahan tersebut yaitu pengolahan singkong yang dilakukan masyarakat belum berinovasi. Di samping kurangnya inovasi, ditemukan pula permasalahan mengenai banyaknya ibu-ibu rumah tangga yang kurang produktif.

Maka untuk mengatasi permasalahan yang ada, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata yang berjumlah 9 orang mengembangkan potensi singkong di Padukuhan Dungsuru. Mereka mulai melakukan sosialisasi serta penyuluhan kepada kelompok ibu-ibu PKK. Setelah adanya sosialisasi dan penyuluhan, pada tanggal 8 Januari 2019 dilakukan pula pelatihan. Pelatihan tersebut berupa pengolahan singkong menjadi keripik singkong beraneka rasa. Beberapa variasi rasa keripik singkong yang dikembangkan diantaranya keju, barbecue, rumput laut, serta jagung bakar.

foto: LPPM UAJY

Selain pengolahan singkong itu sendiri, sosialisasi serta penyuluhan yang diberikan juga berupa perlunya kemasan yang menarik pada keripik singkong yang dibuat. Melalui kemasan yang menarik, dijelaskan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UAJY bahwa dapat menambah nilai jual pada keripik singkong itu sendiri.

“Kegiatan kewirausahaan ini sangat diterima positif oleh warga Padukuhan Dungsuru. Karena menurut mereka, kegiatan ini bisa mengisi waktu luang ibu-ibu rumah tangga. Warga juga senang terkait bahan yang mudah didapat karena diambil dari kebun milik sendiri. Harga yang terjangkau dalam pembuatannya juga menjadi alasan warga senang terlibat dalam kegiatan kewirausahaan ini”, tutup Bapak Dr. I Putu Sugiartha Sanjaya, SE., M.Si., Ak. CA. (Ketua LPPM UAJY) kepada SwaraKampus.com. (eci)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here