Mengolah Ubi Tanah Menjadi Kerupuk Sermier

0
331
Foto : LPPM UAJY

Di Padukuhan Nglebeng, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta banyak warga mengandalkan hasil perkebunan terutama tanaman ubi. Tanaman ini menjadi salah satu komoditas unggulan untuk menopang kebutuhan hidup. Selama ini hasil panen tersebut tidak diolah lagi dengan inovasi pengolahan pangan yang memiliki nilai jual yang tinggi.

            Menurut A. Hartono (Kabag. Administrasi dan Keuangan LPPM UAJY) kepada SwaraKampus.com setiap padukuhan tentunya memiliki komoditas unggulan dari hasil pertanian untuk dikembangkan dalam bidang kewirausahaan.

            Permasalahan tersebut diatasi oleh Elisabet Dita Septiari, SE., M.Sc dan 9 Mahasiswa/i KKN 69 UAJY telah melakukan pengabdian masyarakat khususnya bidang kewirausahaan di Padukuhan Nglebeng pada tahun 2016.

Foto : LPPM UAJY

Mereka memiliki pandangan bahwa dengan potensi hasil perkebunan di Padukuhan Nglebeng mencoba berinovasi untuk mengolahnya ubi menjadi kripik sermier sebagai salah satu nilai tambah secara ekonomis dan membantu warga lebih mudah dalam mengelola hasil sumber daya alam yang ada.

Dalam pelaksanaan tersebut mereka melakukan sosialisasi kepada warga disana untuk memperkenalkan program kerja yang dibuat dan respon mereka cukup tertarik mengikuti program tersebut. Setelah sosialisasi sudah dilakukan, selanjutnya masuk ke dalam pelatihan dari pembuatan, pengemasan serta pemasaran Kerupuk Semier.

Dari harapan warga Nglebeng dapat menerapkan ilmu tersebut secara berkelanjutan dan bisa meningkatkan perekonomian secara masif. Demikian keterangan dari A. Hartono kepada SwaraKampus.com

Cibun

Mahasiswi Sosiologi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here