Pembuatan Keripik dan Bolu Singkong Oleh Mahasiswa KKN 70 Padukuhan Tileng

0
31
foto: LPPM UAJY

Penyuluhan dan pelatihan tentang pemanfaatan hasil kebun singkong bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang memanfaatkan hasil kebun singkong menjadi sesuatu yang bernilai jual tinggi. Penyuluhan ini dilakukan di Padukuhan Tileng, Desa Kepek, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul karena sebagaian warga disana hanya menjual singkong tersebut tanpa mengolahnya.

Menurut Dr. Y. Argo Twikromo, MA (Ketua Pusat Studi Kawasan Indonesia Timur) kepada SwaraKampus.com dengan penyuluhan dan pelatihan dari inovasi produk pangan akan bisa menyadari masyarakat dan sangatlah penting untuk mendukung perekonomian warga Padukuhan Tileng. Hal itu masih terus dilanjutkan hingga saat ini.

Maka dengan itu Drs. A Wibowo Nugroho Jati M.S selaku Wakil Ketua LPPM UAJY dan Dosen Pembimbing Lapangan merentas permasalahan tersebut dengan melakukan pengabdian masyarakat mengenai Peningkatan Kewirausahaan-Pembuatan Bolu Singkong di Padukuhan Tileng yang dibantu oleh 12 Mahasiswa KKN Angkatan 70 UAJY pada tahun 2017.

foto : LPPM UAJY

Setelah sosialisasi dilakukan, mahasiswa KKN melaksanakan penyuluhan dan pelatihan mengenai langkah kerja pembuatan keripik dan bolu singkong yang berlokasi di Balai Padukuhan Tileng kepada ibu-ibu warga Padukuhan Tileng. Ibu-ibu warga disana secara langsung mempratikkan proses pembuatan makanan tersebut.

Kegiatan ini menghasilkan pemahaman yang baik akan tata cara pemanfaatan singkong. Dari situ mereka menjadi paham tentang bagaimana mengolah hasil kebun singkong menjadi produk pangan yang bernilai jual lebih tinggi. Respon yang baik dari ibu-ibu warga Padukuhan Tileng menggambarkan bahwa program kerja ini berjalan dengan lancar. Demikian keterangan Dr. Y. Argo Twikromo, MA kepada SwaraKampus.com.

Cibun

Mahasiswi Sosiologi UAJY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here