Panduan Pencoblosan PEMILU Di TPS Tgl 17 April 2019

0
108


Adaptasi tulisan

Rudi S. Kamri

A. PENDAFTARAN PEMILIH

  1. Waktu pendaftaran sebagai pemilih dilakukan mulai pukul 07.00 sampai pukul 13.00.
  2. Dokumen yang harus disiapkan adalah Formulir C-6 atau Formulir A-5 (Keterangan Pindah Lokasi Pencoblosan) untuk diserahkan kepada petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) saat melakukan pendaftaran sebagai pemilih. Untuk lebih amannya jangan lupa membawa KTP.
  3. Bagi Pemilih yang menggunakan E-KTP atau Surat Keterangan Perekaman Data E-KTP untuk mencoblos, pendaftaran sebagai pemilih dilakukan mulai pukul 12.00 sampai dengan pukul13.00. Dokumen yang perlu disiapkan adalah E-KTP asli, foto copy E-KTP, Kartu Keluarga dan foto copy Kartu Keluarga.
  4. Apabila sampai pukul 13.00 bagi calon Pemilih yang sudah datang sebelum pukul13.00 tapi masih dalam antrian pendaftaran, PPS tetap WAJIB melakukan pendaftaran sampai selesai.
  5. Bagi calon Pemilih yang datang ke TPS setelah pukul 13.00 tidak akan dilayani untuk melakukan pendaftaran oleh PPS.
  6. Waktu pencoblosann adalah tidak terbatas sampai semua calon pemilih yang sudah terdaftar di PPS melaksanakan hak pilihnya.
  7. Disarankan kepada semua Pemilih untuk datang sepagi mungkin agar bisa melakukan pendaftaran sebagai calon pemilih.

B. SAAT PENCOBLOSAN

  1. Calon pemilih masing-masing akan menerima 5 kertas suara ( Kecuali penduduk DKI Jakarta yang hanya menerima 4 Kertas Suara ).
  2. Warna Kertas Suara
    √ Warna ABU-ABU untuk PILPRES.
    √ Warna KUNING untuk pemilihan anggota DPR PUSAT.
    √ Warna BIRU untuk DPRD Provinsi.
    √ Warna HIJAU untuk pemilihan anggota DPRD Kabupaten/Kota. (Untuk penduduk DKI Jakarta tidak menerima kertas suara warna Hijau)
    √ Warna MERAH untuk pemilihan anggota DPD.
  3. Hanya Kertas Suara Pilpres dan DPD yang ada foto calon yang dipilih.
  4. Pada saat menerima kertas suara dari PPS terlebih dahulu harus dipastikan masing-masing Kertas Suara sudah DITANDATANGANI oleh Ketua PPS. Apabila ada kertas suara yang belum ditandatangani oleh KPPS, calon pemilih BERHAK minta ganti kertas suara yang sudah ditandatangani KPPS.
  5. Calon pemilih harus memeriksa dan memastikan bahwa semua kertas suara bersih, tidak rusak dan tidak ada bekas pencoblosannnya.
  6. Disarankan kepada pemilih untuk TERLEBIH DAHULU MENCOBLOS KERTAS SUARA WARNA ABU-ABU YAITU PILPRES. Setelah itu warna merah (DPD), warna kuning (DPR RI), warna biru (DPRD Provinsi) dan terakhir warna hijau (DPRD Kabupaten/Kota).
  7. Saat mencoblos kertas suara harap dibuka secara penuh satu persatu. Jangan mencoblos kertas suara dalam kondisi terlipat.
  8. Cobloslah dengan menggunakan alat tusuk yang telah disiapkan oleh PPS dengan alas bantalan yang tersedia. Jangan menusuk kertas suara dengan pulpen atau alat lain yang dibawa dari rumah.
  9. Setelah mencoblos, lipatlah kertas suara satu persatu sesuai dengan alur lipatan yang sebelumnya. Dan kemudian masukkan kertas suara tersebut masing-masing ke dalam kotak suara yang sesuai dengan warna yang sama dengan kertas suara.

Selamat melaksanakan PESTA DEMOKRASI. Gunakan hak pilih Anda dengan akal sehat untuk Indonesia yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here