Guru Butuh Menulis Hadapi Tantangan Abad 21

0
315
Foto: SwaraKampus.com

Ada berita baik yang sempat saya baca di media sosial, SwaraKampus.com bersedia memberi pelatihan penulisan secara cuma-cuma kepada komunitas apapun, termasuk guru. Bahkan dikabarkan, portal berita tersebut sudah pernah melakukan pelatihan guru di kabupaten Sleman.

Menurut saya ini adalah peluang dan kesempatan bagi guru yang ingin mengasah kemampuannya dalam menulis. Jujur saya sendiri tengah belajar bagaimana mengekspresikan apa yang saya pikirkan ke dalam tulisan. Awalnya tentu tidak mudah.

Namun saya menyadari bahwa dunia sudah berubah. Kompetensi menjalin komunikasi menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki seorang guru di abad 21. Komunikasi yang dimaksud tidak hanya verbal atau percakapan, tapi juga menulis.

Tujuan saya belajar menulis bukan semata untuk mendapatkan kredit, tapi bagaimana membuat narasi yang baik dan benar hingga bisa diterima dan dipahami pembaca dengan baik pula. Belajar menyampaikan pesan melalui tulisan. Itu tujuannya.

Mengapa ini menjadi penting, karena dunia kini tengah dikuasai oleh teknologi canggih berupa gadget atau piranti gawai (smartphone). Dalam penggunaan media sosial sangat dibutuhkan keterampilan menulis agar terjalin sebuah komunikasi yang komunikatif.

Kanal You tube memang menyediakan sebuah media penyampai informasi melalui audio visual (video), namun interaksi tetap melalui tulisan. Sementara media sosial lain seperti facebook, twitter, instagram dll benar-benar harus mengandalkan penulisan sebagai sarana komunikasinya.

Kemampuan menulis juga tidak hanya dibutuhkan seorang guru saat bermedia sosial, namun juga dalam aktivitas sehari-hari, misal membuat materi pembelajaran, membuat soal, memberi penilaian tertulis, dan sebagainya. Apalagi mengingat adanya program literasi oleh pemerintah, tentu agak aneh ketika bicara literasi sementara kita tidak mampu menulis.

Untuk itu saya kira baik jika guru atau sekolah melalui dinas pendidikan ataupun UPT masing-masing kecamatan untuk memanfaatkan tawaran SwaraKampus.com untuk mengadakan pelatihan penulisan. Menulis bagi sebagian orang juga sudah menjadi alternatif untuk mendapatkan pemasukan.

Dengan menulis bisa memperoleh penghasilan sudah bukan rahasia lagi, dan siapapun sesungguhnya bisa melakukan jika mau. Sebagian lain menganggap menulis sudah menjadi semacam kebutuhan dan gaya hidup. Orang akan merasa senang dengan menulis karena merasa tersalurkan ekspresinya.

Semoga artikel ini, jika dimuat, akan menambah motivasi saya sendiri untuk menulis. Juga sekalian mengajak rekan-rekan guru lain untuk mau menulis. Benar jika dikatakan bahwa menulis bukanlah pekerjaan yang merugikan. Tidak ada kerugian apapun, sebaliknya justru bisa menguntungkan.

Widiyati Fatonah

Guru SD Muhammadiyah Karangtengah
Wonosari – Gn Kidul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here