Karya Sineas UGM di Gala World Premiere Cinequest 2018

0
136
Foto: ugm.ac.id

Industri sineas Indonesia sedikit tertinggal dari negara-negara berkembang lainnya. Hal ini yang ingin dipacu pemerintah melalui kampanye dan program industri kreatif, terutama bagi kaum muda. Di tengah upaya tersebut, muncul sebuah berita yang cukup membanggakan.

“Tengkorak”, salah satu film karya dosen dan mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada  (SV UGM) mendapatkan sambutan positif di Gala World Premiere Cinequest 2018 di San Jose, California. Dalam ajang tersebut “Tengkorak” berhasil masuk nominasi Best Film kategori Film Fiksi Ilmiah, Fantasy & Thriller.

Film yang diproduseri oleh Wikan Sakarinto, Dekan SV UGM ini ditayangkan selama empat hari, yakni tanggal 1-4 dan 9 Maret 2018. Film ini menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang dikirim ke ajang World Premiere.

Film Tengkorak bercerita tentang penemuan fosil tengkorak berumur 170 ribu tahun pasca gempa bumi di Yogyakarta pada 2006. Penemuan fosil itu membuat perdebatan para peneliti dan pemuka agama karena lebih tua dari manusia di bumi. Perdebatan antara melakukan penelitian atas temuan fosil tengkorak tersebut atau melenyapkannya dari muka bumi.

“Selama 4 hari pemutaran film di dua kota, yaitu San Jose dan Redwood mendapatkan sambutan positif dan hangat dari publik di Amerika Serikat,” jelas Wikan dalam keterangan tertulis yang dikirim kepada media, Selasa (13/3).

Sambutan tersebut datang pada saat tanya jawab usai film diputar. Menurut Wikan, film berdurasi 130 menit ini mendapat pertanyaan, komentar, dan juga apresiasi dari penonton. Terutama  atas keberanian dalam memilih tema yang diwujudkan dalam eksekusi gemilang.

“Film Tengkorak mendapatkan respons dari penonton sebagai sebuah Film Fiksi Ilmiah yang cukup berkelas, terutama alur ceritanya yang tidak mudah ditebak, namun tetap mampu menghibur penonton dengan adegan dan percakapan yang sangat natural,” katanya.

Sumber foto: brilio.net

Salah satunya datang dari Barbara, seorang pecinta film asal San Jose yang sengaja menyempatkan diri untuk menonton film Tengkorak. Ia mengaku cukup puas dengan film besutan sivitas UGM ini. Bahkan, ia kembali menonton kembali film Tengkorak di kota Redwood.

Sementara itu, Joseph Rios, komposer musik dan pemerhati film, juga menyampaikan pujian terhadap film Tengkorak. Menurutnya, dialog yang ditampilkan dalam berbagai scene terlihat sangat natural dan kuat. Dia juga memuji naturalitas dan kualitas akting para pemainnya saat beradegan di atas menara penjaga BPBT yang sangat memukau.

Sementara itu, Penghargaan best film diraih film berjudul “Berlin Falling”  karya Ken Duken dan dibintangi pula oleh Tom Wlaschiha, pemeran tokoh penting ‘Jaqen Hgar’ dalam film ‘Game of Thrones’. Film dengan biaya produksi Rp2 juta Euro ini tengah menduduki peringkat 1 Box Office Jerman. (Awib)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here