Rektor UNY: Etika Itu Norma Umum Tidak Tertulis

0
353
Sumber foto: Tribunnews.com

Berbeda dengan koleganya di UGM, Rektor UNY, Prof Dr Sutrisna Wibawa, MPd menanggapi soal etika mahasiswa menghubungi dosen. Menurutnya, etika itu adalah norma umum. Etika tersebut sama saja seperti etika mahasiswa saat menghubungi orangtuanya sendiri.

“Kan itu orang WA atau SMS dengan orangtua, dengan dosennya kan prinsipnya sama. Ada prinsip sopan santun,” kata Sutrisna. Karenanya, pihak UNY memilih tidak mengatur etika mahasiswa menghubungi dosen secara tertulis. UNY lebih memilih mengajarkan sopan santun kepada setiap mahasiswa secara informal di kampus.

Foto: Istimewa

“Kita kan ada yang namanya program softskill (bagi mahasiswa baru). Nah sopan santun seperti itu kita sampaikan, bagaimana SMS, bagaimana telepon, bagaimana WA itu kita sampaikan,” jelasnya.

“Tetapi (aturan sopan santun) tidak kita wujudkan dalam bentuk aturan tertulis. Tetapi kita punya norma-normanya. Jadi ketika ospek, itu ada jam khusus yang membicarakan etika kampus,” lanjutnya.

Sutrisno mengatakan, sebagai masyarakat timur sudah seharusnya setiap mahasiswa tahu dan menerapkan budaya ketimuran. Tanpa diajarkan pun seharusnya para mahasiswa sudah mengetahui norma dan etika yang baik.

“Itu kan norma umum, diharapkan sudah bisa diketahui lah. Kita tidak terlalu mengatur detail ya, karena sudah budaya begitu. Tetapi memang kita sampaikan (aturan sopan santun) kepada mahasiswa baru ketika ospek,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sutrisna menegaskan kampus yang dipimpinnya adalah kampus pendidikan yang mengedepankan norma dan etika. Meski tidak ada aturan tertulis di kampus, norma dan etika itu selalu diajarkan di kelas.

Jika bicara kode etik mahasiswa (apalagi dibuat secara tertulis oleh kampus), adakah kode etik dosen atau kode etik kampus yang dibuat oleh mahasiswa? Mungkin akan menarik jika dibuat. Bagaimana menurutmu? (Awib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here