Laudia Amaye Maryen, Dibalik Gelaran Miss Indonesia 2018

0
207
Sumber foto: Instagram

Selalu membanggakan bisa meraih prestasi, tidak terkecuali Ludia Amaye Maryen, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta (UNJ) asal Papua.

Ludia yang dikenal ramah, humble dan mudah bergaul itu baru saja dinobatkan sebagai Miss Persahabatan Indonesia dalam ajang pemilihan Miss Indonesia 2018.

Prestasi membanggakan yang diraih Ludia ini tentu saja tidak didapatkan secara instan. Ludia meraih gelar ini berkat kerja keras dan usaha yang panjang. Mahasiswi Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Papua tahun 2013 itu memiliki segudang prestasi dalam ajang pemilihan beauty pageant dan modelling.

Tercatat Ludia pernah memenangi ajang Miss Papua 2018, Miss Global Papua 2017, Top 10 Miss Global Indonesia 2017, The Best Talent Model Indonesian Award 2016, Model Indonesian Award 2016, Model Search Indonesia 2016, Top Style Model Indonesia 2016, dan Finalis pemilihan wajah Dvlocs Jayapura Papua 2010.

Dalam bidang akademik pun Ludia memiliki prestasi yang tidak kalah prestisiusnya. Diantaranya pernah mengikuti Study In kyoto Japan 2016 from Anime to ZEN. Dalam berorganisasi juga aktif terutama dalam Komunitas “Sayang Papua” menjabat sebagai Sekretaris, Sekertaris Mahasiswa ADIK Papua UNJ 2013-2014, Anggota UKM 35 sub tari dan Panitia Perancang Festifal Kebudayaan Jepang UNJ 2013-2017 “Jiyyu Matsuri UNJ”.

Awalnya, Ludia ragu untuk mengikuti audisi Campus Hunt Miss Indonesia 2018 yang diadakan di UNJ. Ia merasa belum siap dan merasa masih memiliki banyak kekurangan. Namun, ia memberanikan diri, “Sebagai bekal pengalaman hidup,” ujarnya. Tak disangka, Panitia Audisi Campus Hunt Miss Indonesia 2018 menyatakan Ludia lolos Big Audisi melalui email yang diterimanya.

Namun rasa tidak percaya diri dan takut menghadapi Big Audisi yang diadakan pada bulan November 2017 kembali menyerangnya. Ia sempat memutuskan untuk mundur karena menganggap belum siap apalagi harus mewakili Provinsi Papua. Dia merasa bahasa Inggris dan public speaking-nya masih kurang.

Namun, panitia audisi dari RCTI bersikeras dan membujuk Ludia agar terus maju dan yakin Ludia bisa. Bahkan, beberapa akun Instagram Beauty Peageant merekomendasikan dan terus memberikan dukungan agar Ludia ikut Big Audisi.

Setelah dua kali menolak dan kembali dukungan yang bertubi-tubi terus muncul, Ludia akhirnya memutuskan mengikuti Big Audisi. Berbekal pengalamannya di ajang Miss Global Indonesia dan pengalaman organisasi sosial yang banyak, Ludia meyakinkan dirinya bahwa perempuan-perempuan cerdas harus membawa gebrakan baru buat masyarakat, salah satunya melalui ajang Miss Indonesia 2018.

Keunikan Ludia dan pergaulannya yang luwes membuat Ludia disukai banyak orang, termasuk para juri. Dalam proses Big Audisi pun Ludia melalui semua tahapan dengan baik, mulai dari interview, makeover, dan pemotretan, semua dilalui dengan mulus tanpa hambatan.

Dari 1.000 orang yang mengikuti Big Audisi, Ludia terpilih menjadi Finalis Miss Indonesia 2018 perwakilan Provinsi Papua. Ludia bersama finalis dari 33 provinsi lainnya akhirnya mengikuti karantina. Malam puncak Miss Indonesia 2018 resmi digelar pada Kamis 22 Februari 2018 lalu. Acara digelar di Studio 14 MNC, Jakarta.

Pada malam puncak tersebut, juri sepakat menobatkan Miss Papua, Ludia Amaye Maryen sebagai Miss Persahabatan. Ludia dinilai layak menyandang gelar Miss Persahabatan Indonesia 2018 karena Ludia memiliki pergaulannya yang luas, serta disukai oleh para finalis dari 33 provinsi, para juri serta panitia.

Gelar Miss Persahabatan ini juga mengukuhkan Ludia sebagai mahasiswa UNJ yang tidak hanya memiliki prestasi di bidang beauty pageant, namun juga dalam aktivitas akademik dan organisasi sosial. (Awib)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here