Pertegas Posisi, IKA PMII Gelar Rakernas

0
132
Foto: Istimewa

Berdirinya organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada 17 April 1960, bermula adanya hasrat kuat para mahasiswa NU untuk mendirikan organisasi mahasiswa yang berideologi Ahlusssunnah wal Jama’ah.

Setelah 58 tahun, Ikatan Alumni (IKA PMII) akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 5-6 Maret 2018, dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional (Munas) pada Mei 2018 mendatang.

Ketua Steering Committee Rakernas IKA PMII, Andi Jamaro Dulung mengatakan, rakernas untuk menegaskan posisi organisasinya sebagai pilar Nahdlatul Ulama (NU).

“Yang kedua penguatan jaringan luar negeri, ormas dan parpol yang ada di Republik Indonesia,” kata Andi saat menggelar jumpa pers di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Jumat (2/3).

Ketiga, kata Andi, kegiatan tersebut juga untuk menguatkan relasi antara IKA PMII dan negara. Menurutnya, organisasi ini tidak boleh lagi sekadar berwacana, namun harus mengambil posisi dan peran terhadap kepemimpinan nasional.

Ke empat, tutur andi, momentum itu sekaligus untuk memberikan perhatian kepada juniornya yang duduk di struktur PMII atau lingkup mahasiswa bagaimana strategi melakukan pembinaan dan kaderisasi.

Hasilnya, lanjut dia, para kader PMII itu diharapkan bisa menempati pos-pos penting dan berprestasi di bidangnya masing-masing.

Andi mengatakan, dalam raker dan munas nanti akan ikut mengevaluasi terhadap pembangunan nasional, terutama dalam pengembangan masyarakat dan kebijakan utang luar negeri, termasuk penguasaan sumber daya alam dan lahan yang dianggap masih dikuasai segelintir orang.

“Kemudian bagimana kebijakan pengembangan masyarakat dengan pengembangan sumber daya manusia. Hari ini kita tahu banyak kebijakan bernegara yang membutuhkan manusia-manusia terampil, pintar untuk ditangani, tapi negara tidak mempersiapkan tenaga itu,” tutupnya.

Awib Lomanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here