Lagi, Mahasiswa Menjadi Korban Karena Kelalaian Administrasi

0
643
Foto: Istimewa

Kembali mahasiswa menjadi korban buah dari kelalaian pihak pengelola perguruan tinggi. Sejumlah alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang mengeluhkan belum menerima ijazah meski mereka telah diwisuda.

(Lihat juga: Kampus Tidak Berizin, Mahasiswa Menjadi Korban)

Selembar kertas tanda kelulusan studi belum didapat sejak Desember 2017, jadilah mahasiswa melapor ke Ombudsman perwakilan Sumbar, sebagaimana dikutip dari antaranews.com.

“Kami menerima laporan ada 92 mahasiswa yang telah di wisuda Desember 2017, tapi belum menerima ijazah karena akreditasi jurusan belum keluar,” kata Pelaksana Tugas Kepala Ombudsman perwakilan Sumbar, Adel Wahidi di Padang.

(Lihat juga: Aksi “Gaya Baru” Mahasiswa Sam Ratulangi)

Menurutnya, hal ini di luar akal sehat karena bagaimana mungkin ijazah yang semestinya bisa digunakan oleh alumni tak diterbitkan, “Pelapor mengatakan ijazah tidak terbit karena akreditasi jurusan belum keluar,” tambah Adel.

Ia menilai hal ini merugikan mahasiswa karena akreditasi belum keluar sementara mahasiswa tetap diterima dan diwisuda. Menindaklanjuti laporan tersebut Ombudsman berencana akan memanggil Rektor UIN Imam Bonjol guna menyelesaikan masalah.

Sementara Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Imam Bonjol Padang Hetty Waluaty Triana saat dikonfirmasi menyampaikan seluruh program studi yang ada di kampus tersebut sebanyak 35 prodi sudah terakreditasi.

Menurut Hetty, ini hanya soal penyesuaian status saja, “Terkait ijazah yang belum keluar karena adanya penyesuaian akreditasi dari sebelumnya IAIN Imam Bonjol menjadi UIN Imam Bonjol,” terangnya.

Foto: Istimewa

Ia menyebutkan karena ada alih status tersebut dilakukan penyesuaian akreditasi hingga ke tingkat prodi. “Saat ini prosesnya di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, ada enam program studi yang mengalami perubahan nomenklatur,” tambahnya.

Ia memastikan kalau ada yang mengatakan ada program studi yang belum terakreditasi itu tidak benar dan hal ini bisa dicek secara online.

Bagaimanapun, ijazah adalah hak setiap mahasiswa yang dinyatakan lulus atau telah menyelesaikan masa studi, “Apalagi sudah melalui proses wisuda. Hal ini tentu merugikan kami karena tidak bisa melengkapi syarat untuk melamar kerja,” keluh salah seorang mahasiswa.

Awib Lomanis

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here