Gara-Gara Ini, UNM Lakukan DO (Drop Out) Massal

0
347
Sumber foto: unm.ac.id

Di DO dari kampus biasanya menjadi berita horor bagi seorang mahasiswa. Dengan itu mereka akan berhati-hati selama menjalankan kuliah. Jikapun ada yang terseleksi DO, mungkin hanya sedikit. Namun warta dari UNM kali ini sangat mencengangkan..

Universitas Negeri Makasar (UNM) memecat atau men-drop out 2.434 mahasiswa dari total 32.000 mahasiswanya per Januari 2018. Kebijakan itu dibuat setelah otoritas kampus melakukan evaluasi selama tiga semester awal mulai angkatan 2016.

Keputusan ini berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNM Prof Husain Syam nomor 260/UN36/KM/2018, ditetapkan di Makassar pada 25 Januari 2018. Beberapa faktor memang menjadi penyebab ribuan mahasiswa itu dikeluarkan, tetapi bermasalah secara akademik menjadi pertimbangan utamanya.

“Secara garis besar, ada dua penyebab DO (drop out), pertama, bagi yang tak mencapai indeks prestasi komulatif (IPK) 2.00 atau tidak melulusi 30 SKS, dan DO bagi mahasiswa tidak aktif,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Muharram, Rabu (31/1).

Mahasiswa yang dikeluarkan di antaranya karena tak mencapai batas minimal standar akademik yang telah diputuskan, “Jumlah tersebut terdiri dari DO dini sebanyak 349 mahasiswa berdasarkan evaluasi tiga semeter awal bagi angkatan 2016, dan DO sebanyak 2.085 bagi mahasiswa yang tidak aktif selama tiga semester berturut-turut,” lanjut Muharram.

Ia menjelaskan bahwa di UNM memang ketat, sekaligus tidak mudah menyelesaikan pendidikan, apalagi sekarang UNM terakreditasi A. Maka menjaga kualitas akademik menjadi kepentingan bersama untuk mempertahankan akreditasi dan penilaian nasional.

“UNM tidak main-main, kita sudah akreditasi A. Kita ingin jaga kualitas akademik, ini juga untuk kepentingan bersama. Meski kita tahu mahasiswa DO bakal berpengaruh pada kualitas, akreditasi, dan penilaian nasional,” pungkasnya.

Tindakan yang terbilang berani ini mungkin bisa menjadi warning bagi mahasiswa agar lebih serius menjalankan kewajibannya kuliah. Akan lebih terhormat mengajukan pengunduran diri jika memang tidak sanggup lagi mengikuti kuliah.

Awib Lomanis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here