Ini Komentar Mahasiswa Tentang Swaka Online?

0
129

SwaraKampus.com baru saja dilaunching hampir sebulan. Bermacam tanggapan dari warga net turut disampaikan mulai dari harapan, kritik dan saran.

Tentu hal ini menjadi berita baik bagi keberadaan swaka online. Tidak akan ada media tanpa pembaca dan pembaca adalah segalanya. Warga net dapat dianggap sebagai stake holder dalam menentukan arah swaka online.

Keberadaan swaka online dianggap positif oleh mahasiswa seperti yang disampaikan akun fb Vega Yulian Kusuma Putri,
“Swara Kampus TOP banget deh! Dari pada buang2 kuota buat update status di sosmed nggak jelas mending ikut berpartisipasi disini yang tentunya lebih bermanfaat”.

Pandangan positif juga disampaikan akun Doddy Matarau, “Swara Kampus Inspirasi setiap harapan dan kenyataan Mahasiswa se DIY…..berita maupun informasi sangat membantu….100% like,” tulis Doddy di fanpage Swaka Online.

Tidak sedikit pula yang menjadikan swaka online sebagai media penampung aspirasi mahasiswa, “Suara kampus merupakan wadah yang baik bagi saya untuk menuangkan ide dan gagasan yang bersifat konstruktif atau membangun,” ungkap akun Ephyn Solanta.

Beberapa dari mahasiswa bahkan sudah terlibat aktif menulis di swaka online, “Sebagai mahasiswa kita tentunya ingin menyalurkan aspirasi kita, terhadap isu-isu di sekitar kita saat ini. Terutama isu ekonomi,sosial, dan politik. Jika Anda kritis maka swaka tempat yang tepat untuk kita. Saya sudah mencobanya bagaimana dengan Anda?… TKS swaka,” catat Lio Bijumes Frand.

Akun Much lebih jelas menuliskan, “SWAKA adalah media penyaluran bakat menulis bagi mahasiswa”. Sementara akun Albert Reforman Gulo lebih menyampaikan dukungannya dengan menuliskan, “Swara Kampus luar biasa”. Dan akun Eko Nugroho mengaku merasa senang bergabung, “Senang bisa bergabung di sini,” tulisnya.

Semua ekspektasi tersebut tentu harus direspon dengan baik oleh swaka online, “Salah satunya dengan memfasilitasi dan mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan mereka,” tutur Awib, salah seorang redaksi swaka online.

Swaka online, menurut Awib tidak hanya melulu beraktivitas tulis-menulis, “Jurnalistik merupakan core kegiatan sebagai media berita. Namun aktivitas lain pun kerap diakomodir seperti penyelenggaraan event-event pelatihan, diskusi, seminar hingga kegiatan sosialpun sering dilakukan,” tambah Awib.

Fery, alumni mahasiswa Komunikasi UMBY turut menuturkan bahwa ia sudah lama menjadi bagian dari swara kampus, “Saya alumni pelatihan angkatan kedua waktu swaka masih terbit cetak. Di swaka ada namanya swaka community sebagai wadah mahasiswa untuk berkreasi bidang apapun yang non-redaksional,” pungkas Fery.

Relisa Wahyu
Mhs Psikologi UP45 Yogyakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here