Bantu Perekonomian Indonesia dengan Sekolah Pasar Modal

0
283
Foto: KSPM UST

Kelompok Studi Pasar Modal UST (KSPM UST) mengadakan sekolah pasar modal untuk yang pertama kalinya dengan tema “Invest Your Money to Something That is Contribute to Your Growth : Be Aware for Future”. Pemateri pada acara itu adalah Irfan Noor Riza (Kepala Cabang Bursa Efek Indonesia Yogyakarta) dan Idunk Ace Pradana, SE., CES. (Tim Edukasi FAC Securitas Indonesia). Acara yang diselenggarakan pada 11 Desember 2017 di Ruang Ki Hadjar Dewantara itu diikuti oleh 140an peserta.

Foto: KSPM UST

“Belakangan ini banyak investasi yg salah, bahkan jika kita tanya ke teman-teman tentang investasi, pasar modal gitu pasti banyak yang belum tau. Sebenernya kalau tau, di Indonesia sendiri ada regulasi yg mengatur Investasi yg aman. Maka dari itu disini kami pengen lebih mengenalkan pasar modal ke temen-temen.” Ujar ketua KSPM yang akrab dipanggil Ari saat berbincang dengan SwaraKampus.com

Tahun-tahun sebelumnya KSPM UST hanya melakukan sosialisasi melalui seminar, berbeda dengan tahun ini yang mereka berbalik konsep menjadi Sekolah Pasar Modal (SPM). Di SPM ini muatannya akan sedikit berbeda dengan seminar, yaitu akan ada SPM Level 1 dan selanjutnya. Biaya untuk mengikuti SPM kali ini hanya sebesar 20 ribu rupiah dan jika peserta menginginkan untuk membuka akun efek yang berguna untuk mereka memulai berinvestasi akan dipatok dengan harga 127 ribu rupiah.

“Untuk sasaran kami sendiri sih diluar Fakultas Ekonomi juga, jadi tetep nanti mayoritas mahasiswa Fakultas Ekonomi, namun di luar itu, kami juga membuka untuk umum. Jadi untuk dosen, praktisi-praktisi jika mau ikut juga bisa.” Tegas Ari. “Nah untuk publikasinya kami ada instagram, sebenarnya ada juga facebook dan website, tapi untuk sementara yang aktif hanya instagram di @kspm_ust . Nah disitu kami selalu ada info yang akan update rutin setiap senin. Monday Information. Disitu kami update tentang pasar modal dan acara SPM ini.” tambahnya.

Foto: Rio Nurkholis

“Kami berharap untuk kedepannya kami dapat memperluas target. Untuk saat ini kan peserta kebanyakan dari Fakultas Ekonomi, kedepannya sih pengen se-UST tau kalau ada komunitas KSPM ini di kampus kita khususnya di Fakultas Ekonomi. Kami juga mengharapkan peserta akan ikut sumbangsih dalam bagian dari investor karena ketika mempunyai akun efek otomatis sudah jadi investor dan membantu perekonomian indonesia.” Harap Ari.

Rio Nurkholis Syaifuddin
Mahasiswa Psikologi UST

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here