Reuni Ternyata Bisa Menghindari Pikun

0
112
Sumber foto: essensialoildiffuserusa.com

Sejak hadirnya media sosial, masa lalu dan jarak jauh sudah bukan masalah lagi untuk melanjutkan hubungan. Asalkan teman-temanmu memiliki akun, maka mudah dilacak keberadaannya. Ketemu deh.

Setelah bertemu 1-2 teman lama hingga terkumpul beberapa orang, terbesit mengadakan reuni alias kopdar. Ada banyak kelompok reuni, mulai dari teman SD, SMP, SMA, kuliah, rekan kerja, hingga pemilik hobi yang sama, misalnya.

Intinya ada suasana rindu akan masa lalu. Prof Ganesha, ahli jantung RS Harapan Kita mengatakan reuni, atau apapun istilahnya adalah upaya mempertemukan kembali yang dulu pernah bersama. Upaya mencari eksistensi diri yang mulai pupus dari memori karena dimakan usia.

Sumber foto: monapearl.com

Sementara dr Priguna Sidharta menambahkan, “Selain untuk memutar longterm memori di hipocampus, juga untuk memperbaiki fungsi nucleus accumbens, bagian otak yg mengurus kesenangan”.

Memutar kembali memori adalah satu upaya mencegah alzheimer yang memang kelak akan menghampiri kita semua cepat atau lambat.

Sedangkan Psikolog UI, Bagus Takwin, mengungkapkan pandangannya soal manfaat reuni. Reuni semacam sarana untuk melihat kembali diri kita beberapa tahun ke belakang. Dengan melihat masa lalu, seseorang akan mengerti bahwa kehidupan yang dia jalani selama ini merupakan suatu hal yang sangat penting.

“Setiap orang melalui kenangannya pasti akan membuat monumen dirinya agar selalu mengingat bahwa dia berkembang,” ujarnya.

Sumber foto: disabilitycarecenter.org

Bagus menambahkan, melalui sebuah reuni, seseorang juga bisa mendapatkan self esteem, “Saat reuni pasti bertemu dengan teman-teman lama yang tentunya tahu sifat kita yang dulu. Kita juga dapat mengetahui jalan hidup teman-teman lama,” pungkasnya.

Penulis:
Asih
Mhs Psikologi UP45

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here